Ceplok, Pola Batik Kuno | OPINI.id

Saat mendengar kata ceplok, mungkin kamu berfikir ini adalah bentuk lain dari telur ceplok buat sarapan..hehehe

Tapi bukan itu maksudnya, kali ini saya ajak temen-temen untuk mengenal Pola Ceplok pada kain Batik salah satu karya budaya kebanggaan Indonesia.

Pola Batik

Ciri khas batik adalah adanya ragam hiasan pada lembar kainnya, yang dibuat dengan cara ditulis, dicap ataupun gabungan keduanya sedemikian rupa hingga membentuk satu kesatuan rancang desain atau pola. Secara tradisional, pola dan motif Batik dikelompokkan berdasarkan gaya dan bentuk. Berdasarkan bentuk, pola batik terbagi dua kelompok besar, yakni pola bangun berulang atau pola geometri, dan pola non geometri. Secara garis besar, pola geometri terdiri dari pola ceplok (ceplokan) dan pola garis miring.

Asal Usul Pola Ceplok

Sebagian besar Pola Ceplok merupakan pola-pola batik kuno yang terdapat pada hiasan arca di Candi Hindu maupun Buddha dengan bentuk kotak-kotak, lingkaran, binatang, bentuk tertutup serta garis-garis miring. Pola dasar ceplok yang terdapat pada candi Hindu diantaranya ada pada arca Ganesha dari Candi Banon, Borobudur, arca Hari Hara dari Blitar, Ganesha dari Kediri dan arca arca Parwati dari Jawa Timur. Sedangkan dasar pola Ceplok yang terdapat pada candi Buddha antara lain Buddha Mahadewa dari Tumpang dan arca Bukhti dari candi Jago. Bentuk pola ceplok yang sangat kuno adalah pola kawung atau lebih dikenal dengan sebutan Batik Kawung.

Pola Ceplok Pada Batik Kawung

Batik Kawung merupakan salah satu motif atau pola ceplok tertua, telah ada sejak abad ke-9. Motif ini berasal dari tanah Jawa. Namun batik Kawung baru mulai berkembang pada jaman Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, yaitu sekitar tahun 1755 atau pada abad ke-18. Pola ceplok pada batik Kawung terdiri dari 4 ragam hias elips atau lingkaran yang disusun sedemikian rupa sehingga keempatnya besinggungan satu sama lainnya dan ditengahnya terdapat ragam hias Mlinjon. Motif Kawung termasuk kedalam beberapa motif larangan Keraton, dimana dulu kain dengan motif ini hanya boleh digunakan oleh kalangan kerajaan saja.

Pola Batik Ceplok Lainnya

Pola batik Ceplok tak hanya Batik Kawung namun ada juga beberapa batik yang menggunakan pola dasar ceplok diantara adalah : 1. Ambar Kumitir, 2. Campur Sari, 3. Dhempel, 4. Ganggong, 5. Keteblem, 6. Kitiran, 7. Lintang Rahino, 8. Namnaman Ceplok Rider, 9. Peksi Kekaring, 10. Ratu Ratih Yogya, 11. Rider, 12. Ron Telo, 13. Tri Mino dan 14. Wastra Bawana.

Asal-Usul Batik Kawung

Membahas asal usul Batik Kawung ada dua versi yang banyak disetujui oleh masyarakat. 1. Versi pertama menyebutkan inspirasi batik Kawung ini berasal dari serangga Kumbang. Kata Kawung berasal dari Kwangwung (Oryctes rhinoceros), sejenis kumbang berwarna cokelat cerah yang seringkali menjadi hama tanaman kelapa. Serangga ini kerap hadir menganggu tanaman kelapa dan menjadi hal yang menakutkan bagi para petani. Namun warna dan bentuk serangga Kwangwung ini menjadi inspirasi bentukan serta corak dari batik Kawung. Pola melingkar dan warna coklat gelap mengkilap, diperkirakan berasal dari bentuk serangga Kwawung yang legam dan oval/lonjong.

Asal Usul Batik Kawung

2. Sedangkan versi kedua menyatakan bahwa asal mula nama batik Kawung berasal dari buah dari sejenis tumbuhan palem/aren, atau buah dari pohon aren yang biasa disebut dengan Kolang-Kaling. Versi kedua ini yang lebih banyak dipercayai oleh masyarakat pada umumnya. Karena memang terlihat sangat persis dengan pola ceplok pada batik Kawung. Sebab apabila dibentuk dan dikomposisikan dengan benar, saat dibelah buah Aren menjadi empat akan terbentuk menjadi bagian-bagian yang simetris.

Pola Ceplok Pada Batik Lainnya

Pola Ceplok tak hanya ada pada Batik Kawung namun bisa ditemukan pada batik lainnya, diantaranya adalah: 1. Ambar Kumitir, 2. Campur Sari, 3. Dhempel, 4. Ganggong, 5. Keteblem, 6. Kitiran,

Pola Ceplok Pada Batik Lainnya

7. Lintang Rahino, 8. Namnaman Ceplok Rider, 9. Peksi Kekaring, 10. Ratu Ratih Yogya, 11. Rider, 12. Ron Telo, 13. Tri Mino dan 14. Wastra Bawana

Sumber:

Seni Kerajinan Batik Indonesia by Sewan Susanto Penelitian: Perkembangan Batik Motif Kawung https://www.pemoeda.co.id http://www.academia.edu/ http://batikcandi.blogspot.co.id http://batik.or.id

Komentar

Fresh