HPRL, SALU MEMBOYONG DUA TROPI | OPINI.id

KPA Solidaritas Pecinta Alam Luwu Utara (KPA-SALU) yang bersekretariat di Desa Baloli, Kec.Masamba, Kab.Luwu Utara berhasil meraih dua gelar juara dalam lomba lintas alam yang diadakan KPA RESPALA di Kec. Baebunta yang bertajuk "Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL). Dua gelar juara itu masing-masing direbut di kategori umum dan Kategori pelajar, Minggu, 27/01/2017. TIM yang dipengawai oleh Sarippuddin, Muhammad Nur dan Wawan ini berhasil menyisihkan puluhan peserta lainnya di kategori umum dan tim pelajar yang di isi oleh Chiwank, Arul dan Kadri juga berhasil menyisihkan puluhan tim lainnya di kategori pelajar. Kedua tim utusan KPA-SALU ini berhasil membawah pulang dua gelar sekaligus, meskipun hanya juara dua tapi ini adalah kebanggan yang sangat luar biasa buat kami. Sementara itu Alan, sapaan akrab ketua tim SALU mengaku, mereka tidak menyangka akan meraih juara apalagi dua kategori sekaligus. Sebab kata dia, keikutsertaan kami awalnya semata-mata untuk menambah pengalaman lapangan dan latihan fisik anggota kami. Sebab, lintas jalur yang harus dilalui benar-benar menguras tenaga, "Ada Lintas pengerasan (aspal) dan naik-turun bukit serta banyak tantangan lainnya. Ditanya mengapa bisa menjadi juara ?? Sarifuddin mengaku "Sempat kami tidak percaya kalau kami membawa pulang gelar juara apa lagi di kategori umum dan ini adalah pertandingan perdana di periode ketua baru KPA-SALU" Alan, tegasnya. Namun secara lembaga, kami masih jauh lebih mudah dibanding dengan lembaga-lembaga KPA lainnya, tapi itu bukanlah kendala buat kami untuk melakukan yang terbaik. Namun kata dia, adapun jenis penilaiannya panitia adalah kekompakan, ketepatan dan kerapian. "Kalau kita bicara kekompakan justru itu keunggulan kami, ahamdulillah diluar persoalan lembaga memang kita semua sudah bersaudara. Jadi satu sama lain semua anggota kami sudah saling mengerti dan sudah memahami" jelasnya, Sarifuddin. Dengan keberhasilan ini kata dia, terus memacu pihaknya untuk terus berprestasi. Ini bukanlah akhir dari kesuksesan kami tapi justru ini adalah awal dari kesuksesan kami. Ketua umum dari KPA-SALU Alan, mengaku pihaknya menyambut baik prestasi tersebut, untuk lomba lintas alam yang kemarin pihaknya menurunkan tiga tim. Satu tim di kategori umum dan dua tim di kategori pelajar. Namun kata dia, untuk tim pelajar yang di gawangi oleh Hidayat, Uggah dan Rian yang belum berhasil membawa pulang juara, jangan cepat putus asa dan yakin saja ini adalah keberhasilan yang tertunda. " Kita jadikan ajang ini sebagai, ajang refresing bagi mereka dari rutinitas latihan yang padat selama ini," jelasnya. Alan menambahkan, keikutsertaan dalam perlombaan tersebut juga sebagai ajang pembuktian bahwa KPA-SALU tidak hanya sekedar bicara dan bersimbol lembaga KPA semata, tapi kami juga bisa tampil dan membuktikan bahwa kami mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat Luwu Utara. Lanjut Alan, kedepannya kami berharap pemerintah kabupaten Luwu Utara memberikan sport baik secara materi maupun moril. #SALAM Lestari,... #JAGALAH Alam, Lindungilah Alam, Karena Alam Adalah Kita,..

PROGRAM PENANAMAN 1.000 BAMBU KUNING KPA SALU, DIRESMIKAN PLT SEKWAN BERSAMA DELEGASI KPA PESERTA JRL II

Komunitas Pecinta Alam Luwu Utara (KPA SALU) meresmikan program jangka panjang menanam 1.000 pohon bambu kuning di bantaran sungai Desa Baloli-Kamiri, Kec.Masamba, Kab.Luwu Utara, Senin 3/2/2017. Aksi taman 1.000 pohon bambu kuning merupakan program jangka panjang KPA SALU sekaligus mengembalikan kelestarikan bambu kuning yang sudah hampir punah. Kegiatan ini di resmikan langsung oleh plt sekwan Kab. Luwu utara bersama seluruh delegasi peserta JRL II. Plt sekwan Kab. Luwu Utara mengatakan program ini merupakan program yang sangat positif dan harus kita support. "Saya berharap kita tidak hanya menjadi penikmat alam, tapi kita harus menjadi pioner terdepan mengkampanyekan kelestarian dan perlindungan kepada alam dari erosi secara berkelanjutan, tegasnya saat memberikan sambutan saat penutupan acara JRL II.

Komentar

Fresh