Mau Sukses di Usia Muda, Ikuti Tips Ini | OPINI.id

Sukses di usia muda kini bukan hal baru. Banyak sosok muda yang bisa jadi rujukan mewakili fakta ini, seperti Yasa Singgih, Christian Rijanto, Andika Sutoro Putra, John Riady hingga Axton Salim, Reino Barack dan Max Gunawan. Kunci dari kesuksesan mereka adalah kreativitas, kemauan dan kerja keras. Makanya, tak jarang mereka harus bersusah payah dan jatuh bangun dalam karya dan usahanya. Nah, berkaca dari mereka yang sudah sukses itu, mari kita simak satu persatu tips sukses dari mereka itu:

1. Terus Belajar dan Mencoba

Tips sukses ini diungkapkan Yasa Singgih. Never too young to become a billionaire adalah prinsip hidup Pendiri Men’s Republic, Yasa Singgih. Titik balik Yasa dialami saat ia duduk di bangku 3 SMP. Saat itu sang ayah masuk rumah sakit akibat serangan jantung yang menyumbat keempat pembuluh darahnya dan operasi ring pun direncanakan. Apa kata sang ayah? Sang ayah menolak dan memilih menggunakan uang itu untuk keperluan sekolah anak-anaknya. Ia mencoba mencari uang tambahan dengan menajadi MC. Setelah mendapatkan uang yang cukup untuk memulai bisnis kaus online, dia pun mulai terjun ke dunia bisnis. Ia pun berpendapat, keuntungan menjadi kaum muda adalah bisa terus belajar dan mencoba. Coba-coba memang menurutnya adalah hal wajib.

2. Kesenangan Hati

Tips ini disampaikan sosok Christian Rijanto. Selain muda, tampan, dan sukses, Christian Rijanto telah menginspirasi banyak orang untuk belajar bisnis. Christian Rijanto mengajarkan bahwa bisnis harus didasari oleh kesenangan hati tanpa takut untuk mengambik risiko. Christian sangat menggemari kopi, musik, dan furnitur. Karena kegemarannya itulah, dia memulai untuk menekuni bidang kuliner dan musik.

3. Jangan Patah Arang

Meski ekonomi keluarga pas-pasan dan nilai rapornya rendah, Andika Sutoro Putra tak mau patah arang untuk mengubah nasibnya dan keluarganya.Kesuksesan Putra sendiri dimulai sejak usia 18 tahun dengan memiliki empat apartemen dan mobil. Salah satu usaha yang terus ditekuninya yaitu investasi di pasar saham. Investasi saham memang memiliki daya tarik tersendiri. Kini investasi saham makin mudah dan terjangkau untuk anak-anak muda. Investasi saham bisa dinikmati dengan smartphone di genggaman. IPOTGO adalah aplikasi keuangan terintegrasi yang memberikan kemudahan pengguna untuk berinvestasi di instrumen reksadana, saham, dan ETF dalam satu platform. IPOTGO kini dapat diakses melalui desktop, laptop, smartphone, baik berbasis Android maupun iOS.

4. Tetap Sederhana

John Riady sukses menjadi direktur perusahaan investasi yang dikuasi oleh keluarga Riady di bawah bendera Lippo Group. Uniknya, ia mengaku lebih menyukai masakan Padang yang memang banyak dijual di rumah makan. Ia lebih memilih hal itu daripada harus membeli makanan dengan harga selangit di hotel bintang lima. Bukan hanya menyoal makanan akan tetapi juga gaya keseharian yang ia dilakukan. John Riady mengaku sering menaiki kendaraan umum untuk berpergian ke lokasi yang ingin ia tuju. Salah satu moda transportasi yang sering digunakan adalah ojek untuk menembus kemacetan di Ibu Kota.

5. Tak Ada Kata Terlambat

Anak dari Anthoni Salim atau generasi ketiga keluarga konglomerat Liem Sioe Liong ini menjadi inisiator startup Block71, fasilitas inkubator hasil kerja sama Grup Salim dan National University of Singapore (NUS) Enterprise. Axton Salim merupakan satu dari 14 cucu Liem yang disebut paling aktif di dunia bisnis, selain Lin Ke Jian, anak dari Andre Halim. “I think opportunity banyak, honestly opportunity banyak. That’s why we start investing,” ujar Axton Salim. Meskipun agak terlambat, dibanding konglomerasi lainnya, gerakan Grup Salim cukup gesit. Dalam waktu tiga tahun, Grup Salim sudah memiliki berbagai tambahan anak usaha berkat afiliasi dengan perusahaan teknologi di luar negeri.

6. Disiplin

"Disiplin akan melatih mental dan fisik. Menurut saya, disiplin adalah kunci kesuksesan,” aku Reino Barack atau biasa dipanggil Reino Barack. Walaupun tumbuh dalam kultur dan filosofi budaya Jepang yang kental, Reino tumbuh di Jakarta dan sempat bersekolah di Al-Azhar pusat. Dia lah tokoh kunci yang melatarbelakangi terciptanya serial tokusatsu pertama Indonesia, Bima Satria Garuda.

7. Berani Membuat Keputusan Besar

Ide pengusaha muda asal Indonesia ini diperebutkan investor Amerika. Max Gunawan memperkenalkan Lumio, lampu multifungsi berbentuk buku. Ia mengaku suka menciptakan dan mendesain sesuatu. Tapi pekerjaan kantor tidak memberinya kesempatan untuk melakukan hal itu. Gajinya besar, it looks good on paper, good title. "Pada tahun 2013 akhirnya saya memutuskan mengambil resiko dengan menekuni Lumio dan meninggalkan pekerjaan di korporasi.

Komentar

Fresh