Kelakuan yang Merusak Pertemanan | OPINI.id

Hubungan pertemanan adalah sebuah hubungan yang biasanya akan dijaga baik-baik. Apalagi bagi orang yang tidak terlalu pandai bergaul dan mempunyai banyak teman. Namun adakalanya seorang teman mempunyai kelakuan yang menyebalkan dan melakukan kesalahan-kesalahan yang membuat jengkel. Hal tersebut dapat merusak hubungan pertemanan yang tadinya baik-baik saja. Berikut beberapa kelakuan yang dapat menyebabkan rusaknya hubungan pertemanan:

Berhutang

Yap... umumnya sebuah hubungan pertemanan pasti akan rusak ketika salah satunya berhutang dan ngembaliinnya lama, atau malah tidak mau membayar hutangnya. Urusan duit memang menjadi hal yang paling sensitif, apalagi kalau uang yang dipinjam nominalnya cukup besar.

Selingkuh

Ini adalah kondisi di mana istilah 'teman makan teman' berlaku. Orang kita anggap sebagai teman namun ternyata selingkuh dengan pasangan kita sendiri. Hal ini adalah kesalahan fatal yang tidak dapat dimaafkan. Jika hal ini terjadi, sudah dipastikan hubungan pertemanan akan berakhir seketika.

Menghina

Ketika terjadi selisih pendapat dengan teman, biasanya akan ada yang melakukan hinaan dan sumpah serapah. Ketika hinaan yang diucapkan begitu kasar dan menyakiti perasaan teman yang dihina, untuk ke depannya hubungan pertemanan di antara keduanya tidak lagi sama.

Mudah Tersinggung

Dalam sebuah pertemanan kadang adakalanya seseorang akan bercanda dan mengolok-olok secara verbal dalam batas wajar. Selama dalam batas normal, becandaan tersebut seharusnya ditanggapi santai dan jangan mudah terseinggung. Ketika seseorang mudah tersinggung dalam hubungan pertemanan, hal tersebut pasti akan berdampak negatif terhadap pertemanan. Teman yang lain tidak akan mau dekat-dekat denganmu karena kamu yang gampang sekali tersinggung.

Ngomongin Dari Belakang

Teman yang baik adalah teman yang jujur apa adanya. Ketika kamu melakukan kesalahan, teman yang baik akan langsung memberitahukan kesalahanmu, bukan membicarakannya dengan orang lain tanpa sepengetahuanmu. Ketika kamu bertemu dengan tipikal teman yang blak-blakan dan mengkritikmu langsung, maka dia sebenar-benarnya temanmu. Namun jika ternyata temanmu suka membicarakanmu tanpa sepengetahuanmu, maka pikirkan lagi, apakah orang itu benar-benar temanmu?

Komentar

Fresh