LEBIH CEPAT DARI CAHAYA | OPINI.id

Adakah yang lebih cepat daripada kecepatan cahaya? Ya, fenomena belitan kuantum (Quantum Entanglement) 10.000 kali lebih cepat daripada kecepatan cahaya. Seperti kita ketahui, menurut efek fotoelektrik Einstein, cahaya tidak hanya bertindak sebagai gelombang, namun juga sebagai foton. Einstein begitu yakin, tidak ada yang melampaui kecepatan cahaya. Namun di dunia mekanika kuantum, semuanya begitu aneh dan tidak masuk akal.

Belitan Kuantum

Mekanika kuantum adalah teori tentang segala sesuatu yang sangat kecil, sedangkan teori relativitas adalah teori tentang segala sesuatu yang sangat besar. Para theoritical physicists sangat kesulitan menyatukan kedua teori yang hampir semuanya bertentangan satu sama lain. Namun inilah kesalahan seorang jenius, Albert Einstein, yang paling indah

Apa itu belitan kuantum?

Quantum entanglement, jika kita memisahkan dua partikel yang saling tarik menarik dan menggetarkan salah satu partikel, partikel lainnya akan bergetar. Namun ada yang aneh, jika kita memisahkan kedua partikel dengan jarak yang sangat jauh dan menggetarkan salah satunya, ia akan bergetar secara "instan". Seperti yang kita ketahui, cahaya tidak memiliki massa untuk bergerak di ruang hampa. Para ilmuwan menempatkan sensor di bulan untuk ditembakkan dengan laser untuk mengukur seberapa cepat cahaya bergerak, yaitu 299.792.458 m / s.

Albert Einstein beranggapan bahwa ini adalah kesalahan besar

Namun tidak, belitan kuantum sangat berguna hingga kita bisa mengukur berbagai macam jenis sub partikel di dalamnya seperti Quarks, Muon, Neutrino dan sebagainya. Hal ini telah dibuktikan di LHC (Large Hadron Collider) di Switzerland-Perancis. Namun, belitan kuantum tidak dapat membawa informasi seperti massa, energi atau gelombang seperti halnya cahaya atau suara. Kita bisa mengukur momentumnya, namun tidak bisa mengukur posisinya pada saat yang bersamaan. Ini adalah hukum mutlak dari Max Planck. Tenang saja, kecepatan cahaya sebagai yang tercepat masih belum terbantahkan saat ini sebagai instrumen informatika kita. Walaupun belitan kuantum teruji sebagai "spooky action at a distance", kata Einstein, ia tidak bisa membawa informasi apapun ke dalamnya. Jadi, belajarlah wahai teman-teman Indonesiaku. Mungkin kita dapat menyatukan kedua teori yang sangat indah ini dan membuka misteri tentang alam semesta.

DUA KANDIDAT BESAR

Saat ini sudah ada dua kandidat besar pemersatu teori relativitas dan mekanika kuantum: 1. String Theory Semua partikel berisi energi yang bergetar seperti karet, menghilang dan muncul begitu saja. 2. Quantum Loop Gravity (Penulis nggak ngerti, udah belajar, tetep aja gak mudeng. Coba kalian ayo belajar fisika. Jelasin aku.) Hehehe.

Komentar (1)

Fresh