Wajib Baca Fakta Film Pengabdi Setan | OPINI.id

Setelah sekian lama otak kita dipenuhi dengan film horor lokal cabul, akirnya Joko Anwar merilis horor remake Pengabdi Setan. Bisa dibilang, film horor ini jadi obat rindu bagi para penggemar horor di tanah air. Oh iya filmnya udah ada di bioskop sejak 28 September 2017 loh!

Film Gak Pakai CGI

Saat menyutradarai film ini, Joko Anwar bersikukuh tidak ingin menggunakan teknologi CGI agar memberikan efek seram yang lebih nyata. Sebagai gantinya sutradara asal Medan ini menggunakan Practical Effect seperti penggunakan make up.

Ini adalah Remake

Pengabdi Setan merupakan remake dari film horor Indonesia berjudul sama. Film ini sangat sukses dan menjadi film box office di masanya. Kali ini sutradara Joko Anwar mencoba peruntungannya untuk menghadirkan versi terbaru dari Pengabdi Setan.

Berkolaborasi dengan Rumah Produksi Korea

Rapi Films menggandeng rumah produksi asal Korea Selatan, CJ Entertainment. Ini merupakan film kedua CJ Entertainment di Indonesia, setelah sebelumnya sukses memproduksi Sweet 20 (2017).

Mimpi Terpendam Joko Anwar

Joko Anwar membutuhkan waktu yang sangat lama hingga 10 tahun untuk meyakinkan rumah produksi Rapi Films untuk memberikannya kesempatan menyutradarai remake Pengabdi Setan. Hal ini dilakukan oleh Joko Anwar karena kecintaannya pada film yang ia tonton di masa kecilnya itu.

Berjuang Merenovasi Rumah

Menurut saya ini adalah scene paling keren. Tampilan rumah jadul dan menyeramkan menambah kelamnya film Pengabdi Setan besutan Joko Anwar.

Ternyata mereka butuh waktu loh! Untuk bisa dapat rumah yang tepat mereka harus merenovasi karena tidak layak huni, mulai dari lantai rumah yang jebol hingga banyaknya sarang burung dan kelelawar.

Rumah ini sempat direnovasi oleh tim produksi dengan menambahkan sumur buatan. Lokasi syuting sendiri dilakukan di daerah Pengalengan, Jakarta, dan Sentul selama 18 hari dengan persiapan 2 bulan.

Komentar (1)

Fresh