Inilah 7 Aktor di Film G30S PKI | OPINI.id

Film berdurasi empat jam ini sukses besar di jagad sinema Indonesia. Pemutaran perdananya menembus angka 699.282 penonton. Lantas siapa saja sih para pemainnya di film ini?

Film Pengkhianatan G30S PKI Sukses di Masanya

Dalam poster promosinya, film Pengkhianatan G30S/PKI hadir dengan slogan memikat: "Film yang tak mungkin terulang lagi."Kontan saja, pancingan demikian membuat siapa saja tertarik untuk menyaksikan.

Semula, film bergenre dokumenter-drama ini berjudul Sejarah Orde Baru namun diganti untuk kepentingan politik. Plot cerita mengambil latar peristiwa sejarah tentang Gerakan 30 September 1965 yang tragis: terbunuhnya enam jenderal pimpinan TNI AD.

Akhir kisah menyimpulkan bahwa peristiwa kelam itu didalangi oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). Film berdurasi empat jam ini sukses besar di jagad sinema Indonesia. Pemutaran perdananya menembus angka 699.282 penonton. Menurut data Perfin (Persatuan Film Indonesia), rekor jumlah penonton tersebut tidak terpecahkan hingga 1995.

Produksinya pun tak tanggung-tanggung memakan biaya 800 juta sebagai film termahal saat itu. Dalam Festival Film Indonesia (FFI) tahun 1984, film besutan sutradara Arifin C. Noer memenangkan Piala Citra untuk kategori skenario terbaik. Setahun kemudian, Pengkhianatan G30S/PKI dinobatkan sebagai film unggulan terlaris periode 1984-1985. Yuk lihat siapa saja para aktornya.

1. Umar Kayam Sebagai Soekarno

Budayawan, akademisi dan kolumnis sekaligus guru besar Fakultas Sastra UGM ini berperan sebagai Presiden Soekarno di film pengkhianatan G30S/PKI. Kini beliau pun wafat di tahun 2002 dalam usia 69 tahun.

2. Amoroso Katamsi Sebagai Soeharto

Sosok Mayjen TNI Soeharto ini digambarkan protagonis yang kalem tapi sigap bertindak. Soeharto di film ini diperankan oleh aktor yang berprofesi dokter jiwa di angkatan laut dengan pangkat letnan kolonel yaitu Amoroso Katamsi.

Amoroso juga masuk nominasi pemeran utama pria terbaik dalam FFI di tahun 1984. Keberhasilannya memerankan Soeharto menjadi kunci kedekatannya dengan keluarga Cendana.

3. Syu?bah Asa Sebagai Aidit

"Jakarta adalah kunci,"ujar Ketua PKI, DN Aidit dalam sebuah rapat biro politik jelang operasi Gerakan 30 September. Dia adalah tokoh antagonis dalam film Pengkhianatan G30S PKI. Satu ciri khas Aidit dalam film ini adalah kebiasaannya mengisap rokok hampir di setiap adegan.

Padahal dalam kehidupan nyata, Aidit melalui resolusi partai menghimbau kader-kader PKI untuk tidak merokok dan mengalokasinnya untuk biaya kongres partai (Asal-usul Dana Partai Komunis Indonesia).

Nah, orang yang memerankan sosok Aidit dalam film ini adalah Syu'bah Asa.Pada era 1970-an, Syu?bah adalah anggota Dewan Kesenian Jakarta. Namun dia lebih dikenal sebagai sastrawan dan jurnalis senior Tempo, kemudian pemimpin redaksi Editor, lalu pindah ke Panji Masyarakat. Dia wafat di Pekalongan pada 24 Juli 2011.

4. Bram Adrianto Sebagai Untung Sjamsuri

Untung diperankan oleh Bram Adrianto. Dilansir situs filmindonesia.or.id, aktor kelahiran 1942 ini memulai karier seninya sebagai anggota teater Wijaya Kesuma pimpinan Rendra Karno.

Namanya melambung usai memerankan Letkol Untung dalam film Pengkhianatan G30S/PKI. Di luar karier film, Bram menekuni minat lain sebagai pelukis dan wiraswasta.

5. Didi Sadikin Sebagai Sarwo Edhie

Sesosok tentara berbaret merah, gagah, dan tampan diperintahkan Mayjend Soeharto merebut stasiun RRI yang dikuasi pasukan Gerakan 30 September.

Dialah Kolonel Sarwo Edhie Wibowo, komandan Resimen Pasukan Khusus Angkatan Darat (RPKAD) cikal bakal Kopassus. Dalam film, Sarwo Edhie diperankan Didi Sadikin. Saat memerankan Sarwo Edhie, Didi tercatat sebagai kapten Koppasandha (kini Kopassus) (Baca: Jejak Karier Sarwo Edhie Sebelum Peristiwa G30S).

6. Arzia Dahar (Ade Irawan) sebagai Johana Sunarti

Sosok istri Jenderal Nasution ini diperankan oleh Ade Irawan. Walau tampil singkat, karakter Sunarti tampil apik. Dia diperankan oleh Arzia Dahar atau lebih populer dengan nama Ade Irawan.

Ade Irawan yang kini berusia 80 tahun adalah artis peran kawakan Indonesia yang malang melintang di dunia perfilaman dan sinetron.

7. Henneke Adinda Tumbuan Sebagai Ade Irma Suryani Nasution

Putri bungsu Jenderal nasution ini diperankan oleh Henneke Adinda Tumbuan, akrab dipanggil Keke. Keke tak lain putri dari pasangan artis peran ternama Rima Melati dan Frans Tumbuan. Kini, Keke lebih aktif sebagai sineas di balik layar.

Komentar

Fresh