Ups sakitnya koruptor cuma akting doang? | OPINI.id

Gara-gara Ketum Golkar Setya Novanto yang mengaku sakit pas mau diperiksa, jadinya gatel deh mau bahas rentetan drama yang dilakukan para koruptor di Indonesia pas mau menghadapi sidang.

1.Hassan Widjaja Pakai Kursi Roda

Aneh bin ajaib. Saat datang ke Pengadilan Tipikor Jakarta tahun 2016, Hassan pakai kursi roda plus didampingi perawat. Padahal sebelumnya Hassan terlihat sehat dan beraktivitas normal bahkan mampu berolahraga tanpa kursi roda.

2. Setya Novanto.

Ketua DPR sekaligus Ketum Golkar ini tidak bisa datang memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait korupsi e-ktp karena sakit.

Dua kali KPK melayangkan panggilan pemeriksaan, dua kali pula Novanto tak memenuhi panggilan dengan alasan yang sama. Padahal sebelum mengajukan alasan sakit, Novanto mengajukan gugatan praperadilan atas penetapannya sebagai tersangka.

3. Udar Pristono Lupa Pakai Kursi Roda

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Udar Pristono seharusnya menjalani sidang pembacaan putusan pada Senin, 23 September 2015. Di hari pembacaan putusan, Udar datang ke Pengadilan Tipikor Jakarta dengan menggunakan kursi roda dan didampingi perawat.

Walau mengaku masih sakit, Udar siap mendengarkan pembacaan putusan. Udar yang terduduk di atas kursi roda dibawa ke dalam ruang sidang dan berganti kursi dengan kursi terdakwa. Kursi roda Udar diletakan di sisi kanan ruang sidang dekat kursi penuntut umum.

Majelis pun membacakan vonis Udar. Lucunya, usai pembacaan putusan, Udar langsung bangkit dari kursinya untuk menyalami majelis hakim. Lalu, Udar berjalan menuju tim pengacaranya. Udar sempat lupa jika dirinya menggunakan kursi roda sambil berjalan menuju luar ruang sidang. Sampai akhirnya ada seorang pengawal tahanan yang kembali mendudukan Udar di kursi rodanya.

4. OC Kaligis Minta Pasang Ring Jantung

Dalam persidangan, 22 September 2015, penuntut umum KPK Lie Putra Setiawan membeberkan kronologis pemeriksaan kesehatan OC Kaligis saat advokat senior ini menjalani pembantaran.

Sebelumnya, OC Kaligis memang meminta pembantaran untuk operasi pemasangan kateter atau ring jantung di RSPAD.

Majelis hakim pun membantarkan OC Kaligis selama lima hari, terhitung sejak Kamis, 17 September 2015 hingga Senin, 21 September 2015. Ternyata, ketika OC Kaligis menjalani observasi, dokter spesialis jantung di RSPAD, dr Ismi menyatakan kondisi jantung OC Kaligis masih baik, sehingga tidak perlu pemasangan ring.

Komentar (1)

Fresh