Cara Membuat Anak-Anak Suka Membaca | OPINI.id

Untuk menumbuhkan minat baca, sangat penting mengenalkan buku kepada anak sejak dini. Memperkenalkan buku bacaan bisa diperkenalkan sejak anak sudah dapat berbicara dan membedakan gambar.

Anak yang suka membaca akan memiliki pola pikiran yang jauh lebih luas dan berkembang daripada yang tidak suka membaca buku.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan agar anak-anak mengenal dan suka membaca sejak usia dini.

Memperkenalkan Buku Bergambar

Penting untuk mempernalkan buku bacaan yang didominasi oleh banyak gambar kepada anak-anak. Sebab anak-anak akan tertarik untuk memegang buku karena adanya gambar-gambar di dalamnya. Kamu bisa memberikan buku bergambar kepada anak-anak usia 3-4 tahun agar anak tersebut terbiasa untuk memegang dan membuka buku. Kesukaan diawali dengan membiasakan, bukan?

Perkenalkan Buku Berjendela / Lift The Flap Book

Cara ampuh agar anak suka melihat isi buku adalah dengan memperkenalkan buku berjendela kepadanya. Konsep buku yang tidak hanya menyajikan gambar saja, namun juga dengan keterangan mengenai gambar tersebut. Konsep buku berjendela adalah buku yang di mana di dalam suatu halamannya, kamu dapat melipat bagian tengah buku dan akan muncul gambar lain atau keterangan tertentu mengenai si gambar. Hal ini umumnya sangat menarik perhatian anak-anak. Melalui buku ini kamu dapat mengenalkan suatu gambar beserta penjelasannya.

Perkenalkan Komik

Apabila si kecil sudah dapat mengenal huruf dan membaca, ada baiknya perkenalkan dia dengan komik anak. Selain terlihat menarik karena ada gambar visualnya, dia akan belajar untuk membaca sebuah cerita secara runut. Sehingga daya pikirnya akan berkembang lebih baik. Ada banyak komik anak yang dapat diperkenalkan kepada si kecil, yang paling legendaris tentu sama Doraemon. Komik anak yang tidak akan lekang oleh zaman.

Perkenalkan Cerita Rakyat, Legenda atau Dongeng

Jika si kecil sudah memasuki usia 8 tahun ke atas. Tidak ada salahnya memperkenalkannya pada buku cerita yang menceritakan cerita-cerita rakyat, dongeng atau bahkan cerita legenda di suatu daerah. Cerita-cerita pendek tersebut akan dapat membangun logika berpikir dan kemampuan visual anak. Melalui cerita, si anak dapat belajar untuk membayangkan/memvisualkan cerita yang sedang dia baca.

Perkenalkan Novel Bergenre Teenlit

Saat si anak sudah berumur di atas 10 tahun, anda bisa memperkenalkan buku bacaan yang jauh lebih tebal seperti novel. Namun perhatikan genre novel yang akan dibaca oleh si anak, sesuaikan dengan usianya. Jika masih berumur 10-13 tahun ada baiknya memperkenalkan bacaan yang kontennya aman. Mungkin kamu bisa memberikan si anak novel Harry Potter 1, Lima Sekawan, Sapta Siaga, atau novel-novel Teenlit karya Sitta Karina.

Support Bacaan si Anak

Jika si anak sudah terbiasa membaca buku, dengan sendirinya dia akan tau bacaan seperti apa yang dia sukai. Si anak akan memilih sendiri cerita seperti apa yang menarik perhatiannya. Ketika si anak sudah mulai terbiasa membaca dan suka membaca, maka tugas kita sebagai kakak atau orangtua si anak adalah memberi support kepada si anak, yaitu dengan cara secara rutin membelikan buku-buku yang ingin dibaca si anak.

Komentar

Fresh