Gonjang - Ganjing Papua & Papua Barat | OPINI.id

Soal Menyoal OTSUS menjelang pilkada papua - papua barat? Poros indonesia timur sudah saatnya menjadi perhatian pusat, Bukan saling esek esek kantong kresek.

Tolak Tarik Saling Tuding OTSUS

Sejak otonomi khusus (Otsus) diberlakukan tahun 2001 di Tanah Papua yaitu Papua dan Papua Barat, pemerintah pusat telah menggelontor dana Rp 42 triliun untuk kedua daerah itu. Data melansirkan tahun ini, APBD Papua ditetapkan sebesar 11,756 triliun. Dalam empat tahun terakhir yaitu selama 2012 s/d 2015, Papua menetapkan APBD sebesar 7,3 triliun, 8,184 triliun, 11,205 triliun dan 13,26 triliun rupiah. Dalam pernyataan Pemprov Papua menganggap puluhan triliun dana itu tak cukup artinya tidak dapat diperkiraan melesatnya kebutuhan yg ada dipapua. tetapi pemerintah pusat membalikan sebuah pernyataan yg mendiskreditka dengan menyebut pemerintah daerah tak bisa mengelola dana APBD dengan baik. Akibatnya, saling tuding itu dikhawatirkan dapat memicu konflik baru antara pemerintah pusat dan Papua. mengintimidasi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Papua. Dalam sebuah pernyataan pers mengataka “Kita seperti diolok-olok oleh Pemerintah Pusat. Daripada ini menjadi isu politik, mendiskreditkan pejabat-pejabat di Papua, lebih baik kita kembalikan. Lebih baik kita mengelola sendiri sumber kekayaan alam Papua,” ujar Enembe. Sebaiknya pemerintah pusat melihat kondisi terjadi dipapua dan papua barat. pembangunan melesat di jawa, sumatera dan lainya tak terlepas dari kontrol dan pemetaan. dan juga tidak menjamin aman dalam pengelolaan APBD disejumlah daerah di pulau jawa dan lainya, meski pembangunan melesat tetapi pengkebirian anggaran ditaktor besar oleh oknum pemda. Buktinya beberapa daerah sering kedapatan operasi tangkap tangan oleh KPK. Maka terlebih komunikasi yg lebih utama, kalau kalau begini khawatir praduga pun kian besar peluangnya. Pemasukan APBN Papua salah satu penghasil bumi yg besar. Tetapi tidak sebanding penggelontoran APBD. Data LSN menyatakan 1 milyar per kabupaten mungkin hanta bisa membangun 2 jembatan saja. Terlebih pemprov papua dan papua barat, Saatnya membangun papua menjadi utama dalam pembangunan. Memberikan usulan dengan membuktikan bahwa papua dapat mandiri dan harus di dukung otsus yg dewasa dalam keputusan.

Kelaparaan di era digital yg kalau anak anak di eropa sudah bisa buat invovasi canggih.

Seorang anak kecil merengek lapar kepada ibunya. namun apa daya tanaman membusuk akibat hujan es di akhir tahun kemarin. Keluarga di kabupaten puncak dalam kemiskinan ekonomi kian menyepit, bicara soal takdir, diatas nya ada usaha. ini salah satu tanggung jawab soal pemerintah yg harus dijawab.

Budaya Adat Istiadat Tanah Papua Menjadi Prinsip Percontohan Dunia

Sebuah adat istiadat papua yg semestinya menjadi percontohan di beberapa daerah indonesia. Upaya menegakan kekhusuyuan dalam ibadah menjadi cikal bagi remaja pemuda pemudi masjid turut mengamankan perayaan misa natal hamipr disemua kota/kabupaten di papua dan papua barat. Tegaknya iman bahwa bukan membenci orangnya. Sebab apa adaya manusia pada hakikatnya adalah selalu melakukan dosa. berserah lah pada tuhan, memanjatkan doa keselamatan dunia dan akhirat untuk umat seluruh alam. ini menjadi sikap prinsip umat beragama di papua dan papua barat.

Banjir bukan hanya di jakarta saja.

Sedikit sorotan nasib keberlangsungan di tanah papua. Tak seheboh di pusat ibu kota dan kota lainya. Apabila curah hujan baru akan turun, maka BMKG kian melesat popularitasnya. Asumsi melalui opini dan wawancara media kian belangsung khidmat, bahkan lumrahnya asumsi asumsi bukan memberikan solusi, malah kritik mengeluh yg ada. Banjir jakarta, dari sabang sampai merauke siapa yg tak dengar. bahkan kisah menentukan nasib jakarta melalui pilkada yg akan digelar salah satunya banjir tahunan jakarta kian hangat menjadi ajang deparpolisasi. Siapa sangka beberapa tahun terakhir bicara tidak sesuia solusi yg ada. Bukan hanya dijakarta bahkan dikota lain pun beribu pasang mata menlisik bencana banjir. Tanah papua, bukan hanya saja jakarta dan kota lainya yg beribu pasang mata menilai atas keprihatinan negeri. Dilansir media dalam pemberitaan tiap tahun bahkan berentet tanah papua mengalami hal yg sama. Data mengungkap hampir setiap tahun masyarakat papua tak kunjung usai dapet blusukan air kotor yaitu banjir. Dari tahun 2013 saja menjelang perayaan natal pada tanggal 29 desember 2013 sejumlah kampung di kabupaten keerom terendam banjir. Bahkan pengungsi kerap menetukan nasibnya sendiri, karna perhatian dan bantuam sedikit dirasakan. kemudian 21 Februari 2014 banjir melanda kawasan ibukota provinsi papua terendam juga. tak ada ada perhatian solusi, bahkan nasib ini pun sedikit media nasional yg memeberitakan terkecuali media lokal saja. dan yg paling tragis pada 10 januari 2017 tahun ini, 24 kampung dipinggir sentani terendam juga. sedikit orang memberi perhatian atas nasib ini, bahkan pemerintah pusat memperhatikan tak sebanding perhatiannya dibanding ibu kota dan kota lainnya.

Menjeput pasien, Bukan didatangi pasien. Apalagi di cuekin kalo pake BPJS.

Mendatangi pasien yang sakit langsung di rumah-rumah, khususnya di kampung-kampung," menjadi agenda penting ditanah papua, sebuah sistem kemanusiaan lebih penting sistem pemerintah yg menentukan kebaikan segudang kepentingan. Salah satunya Puskesmas di manokwari, papua barat. menerapkan pelayanan menjemput pasien karena banyak anggota masyarakat di Manokwari yang sakit, namun takut datang memeriksakan kesehatannya juga takut mahal dan ditolak akibat jaminan kesehatan. Menilai siapa yg ga kenal sakit, orang kaya sakit, orang miskin sakit itu manusiawi. Rumah sakit kaya dan rumah sakit miskin sedikit yg manusiwi. Di kota besar pusat pelayanan kesehatan swasta maupun negeri yg memiliki peralatan medis lebih canggih mana mau menjemput pasien. bahkan bahasa plesetan menarik yg sudah lumrah di kalangan humoris masyarakat "Orang miskin dilarang sakit". Sebaiknya penerapan sistem yg sudah lama diterapkan di sejumlah puskesmas papua dan papua barat patut menjadi perhatian dan contoh sehingga ketegasaan pemerintah dapat menerapkan secara masiv sistem kemanusiaan tersebut. Atas dasar UU 36 Pasal (1) & (11) tahun 2008 tentang kesehatan serta dilindungi organisasi kesehatan dunia (WHO) Tahun 1975 yg bunyinya sehat adalah suatu kondisi yg terbebas dari segala pentakit baik fisik, mental dan sosial.

Kebijakaan Atas PT Freeport Nambah repot di tanah papua.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Chappy Hakim memberikan suatu pernyataan, pihaknya sudah melaporkan strategi perusahaan kepada Freeport McMoran di Amerika Serikat (AS) jika kontrak yang habis pada 2021 diperpanjang. Salah satunya, dia akan mengambil langkah mengembangkan transportasi udara di sekitar tambang Papua. dilansir salah satu pemberitaan nasional. Siapa yg ga kenal PT Freeport yg senantiasa tak luput dari pengerukan gunung emas terbaik didunia yg di kuasai kebijakaannya oleh McMoran Amerika serikat melalui alih alih kontrak dengan pemerintah. Padahal gunung emas yg terletak di tanah papua seharunya dapat merasakan kesejateraan yg sebanding. tapi itu hanyalah cita cita tak kunjung dikabulkan, malah masyarakat papua hanya menikmati racun sisa sisa pengolahan emas. Belum ada satu pun pemerintah pusat yg berani tegas menyoal ini. hanya saja memanfaatkan isu untuk menarik simpatik masyarakat papua. Malah alih alih Presiden Direktur PT FREEPORT INDONESIA hanya mementingan pengembangan transportasi udara daripada memperhatikan keprihatinan masyarakat papua dan papua barat. tak ada manfaatnya terobosan gagasan tersebut terlebih atas kepentingan dan menguntungkan masyarakat papua. Harta kekayaan bumi gunung emas yg terletak di tanah papua, sebuah peneliti bumi di dunia mengatakan indonesia akan lebih maju dan negara kaya di banding singapore dan brunei darussalam bahkan AS sekalipun yg hanya saja mengeruk demi kepentingan.

Soal Pendidikan, Pintar - Pintar Kok Culun.

Ketika prof fuad hasan di era 80n menjadi menteri pendidikan, nuansa pendidikan ketika itu terasa sangat ideal, menurut beliau dunia pendidikan tidak boleh didikte oleh pasar. Tetapi tak lama berselang pergantian menteri pendidika oleg prof wardiman djojonegoro, pandangan prof fuad digilas habis habisan. Beliau memiliki gagasan terobosan konsep pendidikan berorientasi pasar. Melonjak di era sekarang ini, menteri pendidikan awalnya sangat efektif tetapi tak berselang lama di gilas juga. Menteri prof anis baswedan pada waktu itu menjadi sorotan tajam dari mengusung program indonesia mengajar hingga pendidikan beasiswa afirmasi, menurut beliau masyarakat bukan sekadar mengikuti program pemerintah, namun Anda sedang mengubah nasib bangsa. Bahwa anak keturunan anda dapat memiliki harapan akan masa depan yang lebih baik. Tetapi sekarang ini menteri efendi malah aneh, dengan gaya klassik kontroversial menerobos konsep gagasan rancu yaitu mengahapus pendidikan gratis dan membasiskan pendidikan percis milliter. Menurutnya agar siswa memiliki mental kuat dan tahan banting. Bahkan soal menyoal pendidikan di tanah papua pun tak sama dengan anos basweda yg masiv secara program. Alhasil banyak sekali terlantarnya murid akibat fasilitas dan program tak ditunjang pemerintah. Kampung-kampung di kabupaten Maybrat bagaimana kondisi sekolah dasar di sana, anak-anak yang tengah bersekolah SD di kampung-kampung itu benar-benar warga negara RI yang sudah sekian tahun merdeka. Sebab selain kibaran bendera merah putih yang sudah koyak dan pudar warnanya, tetapi semangat belajar dan mereka mencitai bahwa mereka itu adalah bagian dari Indonesia. Yang tampak menonjol dari kondisi sekolah SD di sana adalah fenomena bahwa sekolah mereka ditelantarkan. Padahal semangat para orang tua untuk menyekolahkan anak-anak mereka sangat tinggi. Sayang, semangat ini tidak didukung oleh perhatian pemerintah terhadap kualitas layanan pendidikan dasar. Berikut adalah sedikit gambaran tentang kondisi sekolah dasar di kabupaten Maybrat. Salah satu curhatan kemirisan ini seharunya tak hanya soal cerita, tapi pemerintah pusat melalui menteri jangan soal program saja, tetapi hak asimilasi pendidikan patut di sorot di bagian timur indonesia.

Komentar (1)

Fresh