Kenapa Minat Baca Orang Indonesia Rendah | OPINI.id

Berdasarkan studi Most Littered Nation In the World 2016 minat baca di Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara. Hal ini tentu memprihatinkan jika menilik jumlah penduduk Indonesia berada di peringkat 4. Minat membaca buku yang rendah ini disebabkan oleh banyak faktor, antara lain:

Pengaruh Negatif Gawai

Penggunaan handphone, tablet dan smartphone sudah menjadi hal yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari saat ini. Tidak hanya di dunia, tapi juga di Indonesia. Namun sayangnya, oleh orang-orang Indonesia, gawai digunakan untuk hal-hal yang tidak efektif seperti main game, bersosial media dan stalking. Jarang sekali ada orang yang menggunakan gawainya untuk membaca buku digital (ebook).

Tidak Meratanya Distribusi Penjualan Buku

Jika fakta minat baca rendah itu dihadapkan pada orang-orang yang tinggal di kota besar, mereka umumnya akan menolak fakta tersebut. Hal ini dikarenakan orang-orang di kota besar mudah mengakses toko buku yang menjual berbagai macam buku. Namun hal ini tidak berlaku bagi orang-orang yang tinggal di kota kecil bahkan di daerah pelosok. Mereka sangat sulit mengakses toko buku. Jika pun ada toko buku di kota mereka, umumnya buku yang dijual tidak lengkap dan tidak update.

Harga Buku Mahal

Ini adalah masalah paling utama bagi banyak orang yang mempunyai pendapatan pas-pasan. Harga buku baru umumnya dirasa sangat tinggi dan membuat banyak orang yang menahan diri untuk membeli buku. Memang ada pilihan lain, yaitu membeli buku bekas. Hanya saja, toko buku bekas jarang ada dan koleksinya tentu tidak update (hanya menjual buku-buku lama).

Kebiasaan Membaca Tidak Dibangun Sejak Dini

Hal ini adalah fakta. Banyak orangtua yang tidak mengenalkan buku bacaan ke anaknya sejak dini. Hal ini umumnya dikarenakan oleh orangtua tersebut pun tidak suka membaca. Beberapa orangtua lainnya lebih sering memberikan gawai ke anaknya agar tenang. Agar si anak sibuk dengan berbagai macam game di dalamnya . Hal yang instan memang.

Stigma Membaca Itu Membosankan

Stigma negatif seperti ini sangat mempengaruhi seseorang saat baru mau mulai membaca buku. Ibaratnya seseorang yang mau makan, lalu orang lain bilang: "makanan itu nggak enak". Tentu hal ini mempengaruhi orang tersebut, kemudian urung makan. Hal yang sama berlaku bagi orang yang baru mau mulai membaca suatu buku. Memang benar ada beberapa buku yang membosankan, tapi ada pula buku-buku yang sangat seru dan menyenangkan saat dibaca.

Lalu Bagaimana?

Kamu yang suka membaca wajib menyebarkan virus suka membaca itu ke orang lainnya. Karena membaca bisa menjadi aktifitas yang sangat menyenangkan. Yuk! Sebarkan virus membaca ke banyak orang lainnya. :)

Komentar

Fresh