Sudah Bayar Pajak? | OPINI.id

Jika seseorang warga negera sudah memiliki penghasilan dan juga penghasilannya sudah memenuhi syarat wajib pajak. Sudah seharusnya warga negera tersebut membayar pajak kepada Negara. Sebab pajak tersebut adalah hak Negara yang nantinya akan difungsikan untuk membangun fasilitas bersama.

Berikut penjelasan kenapa kamu harus bayar pajak. Swipe this page!

Sejarah Pajak

Pajak pada awal mulanya dikenal dengan sebutan upeti (pemberian cuma-cuma) yang bersifat wajib dan memaksa yang dilaksanakan oleh rakyat kepada seorang raja atau penguasa. Hasil dari upeti tersebut digunakan untuk kepentingan seorang penguasa dan dulu bentuknya bukan berupa uang melainkan barang natura seperti pagi, hewan ternak, atau hasil perkebunan lainnya. Seiring dengan perkembangan zaman, upeti (pajak) tidak lagi hanya untuk kepentingan penguasa melainkan sudah disalurkan untuk kepentingan rakyat.

Subjek Pajak

Menurut undang-undang PPh pasal 2 Subjek pajak adalah orang atau badan yang dikenakan wajib pajak. Subjek pajak terdiri dari dari orang pribadi, warisan yang belum terbagi sebagai satu kesatuan, badan, dan usaha tetap. Subjek pajak terdiri dari dua yaitu dalam negeri dan luar negeri.

Subjek Pajak Dalam Negeri

Ketentuan subjek pajak menurut undang-undang PPh pasal 2, Subjek pajak dalam negeri terdiri dari: 1 Orang pribadi yang bertempat tingggal di Indonesia selama 183 hari dalam waktu 12 bulan atau orang pribadi yang dalam suatu tahun pajak di Indonesia dan berniat tinggal di Indonesia 2 badan yang didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia 3 warisan yang belum terbagi sebagai satu kesatuan menggantikan yang berhak

Subjek Pajak Luar Negeri

Ketentuan subjek pajak menurut undang-undang PPh pasal 2, Subjek pajak luar negeri yaitu: Orang pribadi yang tidak bertempat tinggal di Indonesia atau berada di Indonesia tidak lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan dan badan yang tidak didirikan dan tidak bertempat kedudukan di Indonesia yang menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui bentuk usaha tetap di Indonesia.

Objek Pajak

Ketentuan Objek pajak menurut Undang-Undang PPh pasal 4 merupakan penghasilan yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomi yang diterima atau diperoleh wajib pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan wajib pajak yang bersangkutan, dengan nama atau dalam bentuk apapun.

Manfaat Pajak

Pendapatan negera sebagaian besar berasal dari pajak. Hasil pajak yang dikumpulkan tadi akan dialokasikan untuk keperluan sebagai berikut : - Pembangunan sarana umum Seperti Fasilitas dan Infrastruktur mulai dari jalan-jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit/puskesmas. - Pertahanan dan Keamanan mulai dari bangunan, senjata, perumahan sampai gaji-gajinya. - Subsidi pangan dan Bahan Bakar Minyak - Kelestarian Lingkungan hidup, budaya - Dana Pemilu, transportasi masal dan lain-lain

Sudah Bayar Pajak?
Sudah
Tidak Tahu
Belum
3 votes

Komentar

Fresh