Kepung Borobudur, Demi Bela Apa? | OPINI.id

Aksi Bela Rohingya. Kabarnya sampai mengepung Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Buat apa? Demi apa para panggalang aksi melakukan itu?

Langkah Aneh & Bahaya

Atas dasar apa aksi solidaritas Rohingya dilakukan di kawasan Borobudur, Magelang, Jateng? Demi menunjukkan kekuatan muslim Indonesia? Atau memberi peringatan pemerintah Myanmar untuk hentikan aksi semena-mena mereka di sana.

Aksi yang Picu Ketegangan

Solidaritas mengatasnamakan Rohingya banyak ditentang karena bisa picu ketegangan antar umat beragama. Karena sangatlah tidak tepat menempatkan Borobudur adalah simbol agama Budha. Borobudur adalah cermin Indonesia dalam hal kekayaan budaya, juga destinasi wisata sekaligus objek vital nasional. Apakah kita telah berpikir panjang, bagaimana nasib warga muslim Rohingya di Myanmar yang masih bertahan, jika aksi tetap berjalan. Apa tidak justru semakin mengacam posisi mereka? Banyak langkah yang tangkas dan dirasa lebih tepat, selain 'teror' semacam ini. Contoh, penggalangan dana, mendesak pemerintah Indonesia untuk lebih berperan aktif.

Gak Dapat Izin Aksi

Secara teknis, aksi bela Rohingya tidak mendapatkan izin dari masuk dalam daftar demonstrasi yang perlu izin dari Kepolisian. Pasalnya, terdapat beberapa tempat yang dilarang untuk melakukan aksi, dan kali ini adalah tempat ibadah, tempat wisata sekaligus menjadi obyek vital nasional. Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono menjelaskan, akan banyak kerugian yang timbul jika aksi tetap berlangsung. "Tidak akan ada pengaruhnya dengan pemerintahan Myanmar, justru merugikan bangsa Indonesia, merugikan rakyat kecil," katanya. "Ada komunitas andong, cindera mata, semua mengais rezeki. Jadi malah akan kontra produktif jika aksi di Borobudur disampaikan,"

Komentar (1)

Fresh