Menulislah Agar Otakmu Waras? | OPINI.id

Setahun ini, saya baru menghabiskan 1 buah buku untuk dibaca
Beda sekali dengan jaman jaman kuliah dulu. Dalam seminggu bisa 7 s.d 10 buah buku yang saya lahap habis .Baik itu baca di gramesia maupun di perpusatakaan daerah atau sekadar mampir ke perpustakaan kampus.

Kaget juga, mengetahui bahwa di Tahun 2017 ini, dikutip dari laman tribunnews.com bahwa tinkat literasi kita itu no 60 dari 61 negara. Woow amazing banget.

Read !

Bacalah, bacalah menurut nama Tuhan mu. Kita diwajibkan untuk membaca, apapun itu untuk wenambah pengetahuan kita. Bagaimana mungkin kita akan mendapatkan ilmu kalau membaca saja susah sekali di lakukan. Coba mampir sekali kali ke perpustakaan , sebuah tempat yang menurut Maman Suherman adalah tempat tersepi kedua setelah kuburan. Bukan karena sepi tidak boleh bicara, tapi sepi karena kurangnya pengunjung .

Write !

Setelag proses membaca, maka tuangkanlah ide yang membelenggumu dengan cara menulis. Rangkaikan pikiranmu dari satu kata ke kata lainnya untuk menjadi sebuah kalimat. Nah, kalimat inilah yang nantinya akan menjelaskan siapakah kita ,apa pemikiran kita dan bagaimana orang menilai apa yang kita tulis nantinya. Raihlah prestasi dengan menulis.

Hindarkan Membaca Berita Hoaxs apalagi Menyebarkannya !

Setelah kita mengetahui apa yang kita baca dan apa yang akan dituliskan sesuai pemikiran kita, maka saatnya kita bergerakebih luas lagi yaitu menyebarkan konten positif Bijak dalam bersosmed. Hindarkanlah untuk menyebarkan berita hoaxs , demi apa ? Demi kemasalahatan bersama. Kita tahu negeri ini dipenuhi oleh orang orang cerdas, namun akan lebih bail lagi bila diisi dengan kebijakan dalam memilah dan memilih tulisan mana yang terbail untuk dibaca dan disebarkan.

Komentar

Fresh