Mitos Rahasia Penjual Jamu Gendong | OPINI.id


Gak sedikit penjual jamu gendong tradisional di Ibukota Jakarta itu cantik. Tapi kamu tahu gak kalau ada kode unik dan mitos dibalik penjual jamu gendong?

Apa Itu Jamu Gendong?

Tidak lain ini adalah jamu. Hanya saja, penjualannya dilakukan dengan cara digendong oleh penjualnya. Memang saat ini penjual jamu gendong di Ibukota bisa diihitung dengan jari, soalnya rata-rata mereka sekarang sudah naik sepeda bahkan sepeda motor.

Tetapi yang dijualnya adalah jamu. Jamu merupakan minuman Tradisonal warisan leluhur Nusantara yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Menjaga kondisi stamina tubuh merupakan salah satu manfaat mengkonsumsi minuman Jamu.

Biasanya penjual Jamu Gendong selalu membawa sejumlah botol yang berisi sejumlah Jamu racikan sendiri (penjual jamu) ataupun racikan pabrik-pabrik besar Produsen Jamu. Biasanya Jamu yang sudah dipastikan mereka Jual adalah Beras Kencur, Kunyit Asem, dan Jahe Manis.

Mitos Dibalik Jamu Gendong

Bicara tentang penjual jamu gendong, nah penjual jamu ini selalu membawa sejumlah botol yang berisi sejumlah Jamu racikan sendiri (penjual jamu) ataupun racikan pabrik-pabrik besar Produsen Jamu. Biasanya Jamu yang sudah dipastikan mereka Jual adalah Beras Kencur, Kunyit Asem, dan Jahe Manis.

Namun ada sebuah mitos yang menarik yang pernah beredar. Mitos tersebut konon di iyakan oleh beberapa penjual Jamu Gendong. Mitos apakah itu?, Mitos tersebut terkait jumlah botol yang dibawa oleh penjual Jamu Gendong tersebut.

Dahulu, biasanya perempuan yang menjadi penjual Jamu Gendong akan membawa sejumlah botol yang berisi Jamu, diluar botol lainnya yang ia bawa, dan konon Jumlah botol berisi Jamu tersebut menjadi kode rahasia tentang 'status' perempuan penjual Jamu tersebut.

Maksudnya begini, Jika seseorang pria ingin mengetahui status penjual jamu tersebut sudah menikah atau belum, bisa dilihat dari Jumlah botol Jamu yang dibawanya. Apabila perempuan penjual Jamu tersebut membawa botol berjumlah 5 atau 7 botol dalam bakulnya itu menandakan sang wanita masih status Lajang alias belum menikah.

Dan apabila di Bakulnya terdapat 9 Botol tandanya itu sang penjual Jamu statusnya seorang Janda, Maaf. Sedangkan apabila membawa botol berjumlah 8 maka jangan didekati, karena statusnya sudah Bersuami. Entah percaya atau tidak, ini berdasarkan penuturan beberapa orang perempuan yang menjadi penjual Jamu Gendong.

Namun saat ini Jumlah Botol tersebut sudah sangat diabaikan oleh para penjual Jamu Gendong. Mungkin karena mereka sudah beralih menggunakan sepeda kayuh atau sepeda motor, mau bawa 15 botol juga tidak berpengaruh karena gak berat menggendong bakul jamu. Entah benar atau tidak mitos tadi hanya penjual Jamu Gendong lah yang tahu.

Adu Keahlian Meracik Rempah Jamu Para Penjual Jamu Gendong

Siapa bilang mereka hanya menjual kunyit dan jamu siap seduh saja. Buktinya ada acara yang mengharuskan para penjual jamu gendong ini memperlihatkan keahliannya dalam hal meracik rempah-rempah untuk dibuat jamu.

Acara ini disponsori oleh salah satu produsen jamu ternama guys. Nanti di acara ini juga akan dipilih siapa yang akan jadi Ratu Jamu Gendong. Gimana keren kan?

Komentar

Fresh