Ibune Wong Tegal Tercyduk | OPINI.id

KPK tangkap tangan Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno. Diduga terlibat transaksi suap oleh swasta pada proyek pemerintahan. KPK harus tambah rajin ya tangkapin pejabat korup kayak gini?

Ada Apa Dengan Tegal?

Tegal bukan kota yang tergolong besar, tapi indikasi korupsi selalu identik dengan pemerintahan kotanya. Dalam catatan ICW, sudah ada tiga Wali Kota Tegal yang tersangkut korupsi. Pertama, Wali Kota Tegal periode 1990-1995 dan 1995-2000 M Zakir terlibat kasus korupsi 3 kegiatan, yakni proyek ganti rugi tanah Polsek Tegal Selatan (1997-1998), proyek dasawisma (1998-1999), dan proyek penanggulangan dampak kekeringan dan masalah ketenagakerjaan (1997-1998). Nilai kerugian negara Rp73 juta, seperti disampaikan peneliti ICW Emerson Yuntho. Kedua, ada Wali Kota Tegal periode 2009-2014 Ikmal Jaya yang terciduk KPK pada kasus tukar guling tanah lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bokong Semar senilai Rp 35,1 miliar. Terbaru, ibu Wali Siti yang OTT Selasa (29/8) malam. Belum ada keterangan resmi dari KPK, tapi sumir terdengar terkait pembangunan fisik ICU pada RSUD Kardinah Tegal.

Ibu Wali OTT KPK, Rakyat Justru Berpesta

Kabar sewenang-wenangnya Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno bukan baru kali ini muncul. Beberapa pihak bahkan secara lantang telah menolak gaya Siti dalam memimpin Tegal. Seperti Komite Penyelamat Kota Tegal yang mengaku lega dengan penangkapan Siti Masitha. Beberapa PNS yang jadi korban kebijakan ibu Wali bahkan lakukan sujud syukur. "Sejak awal kami telah kritisi Wali Kota karena dianggap tidak benar dalam tata kelola pemerintahan. Tapi, karena dia wali kota, kritik kami dibalas dengan nonjob," ujar Khaerul Huda, PNS Kota Tegal yang di-nonjob-kan karena kritisi kebijakan pemkot.

Komentar

Fresh