Alasan-alasan Karyawan Pengen Resign | OPINI.id

Mendapatkan pekerjaan memang patut disyukuri, karena begitu banyak orang di luar sana yang masih berjuang untuk mendapatkan pekerjaan. Namun, ada kalanya karyawan berada satu titik di mana mereka rasanya ingin resign saja. Pemicunya bermacam-macam, bisa berasal dari dalam diri sendiri atau pun pengaruh dari luar. Nah, inilah 5 penyebab resign yang paling sering dialami para karyawan.

1. Gaji yang Tidak Sesuai

Bekerja dengan giat untuk mendapatkan gaji yang layak adalah hal yang lumrah. Karena gaji tersebut akan digunakan untuk mencukupi keperluan kita sehari-hari. Di saat kita sudah melakukan pekerjaan dengan sebaik mungkin namun tidak ada kenaikan penghasilan. Padahal harga kebutuhan di sana-sini sudah naik, udah gitu kita mau ngumpulin modal buat beli rumah atau yang lainnya, mungkin inilah yang membuat sebagian orang berpikiran untuk resign saja.

2. Bos yang Diktator

Ada sebagian karyawan yang sungguh tidak beruntung karena memiliki atasan yang galak dan kejam. Bukan karena atasan kita itu orang yang tegas ya, tetapi lebih ke arah sifatnya yang diktator. Semua perintah mutlak harus dikerjakan sesuai dengan perintahnya. Apa yang dilakukan karyawan selalu salah, bertukar pikiran pun jarang terjadi karena bos selalu sulit menerima masukan atau pendapat dari karyawannya. Keadaan seperti ini sering kali membuat karyawan menjadi naik pitam karena harga dirinya terluka diperlakukan semena-mena oleh bos. Kalau yang sudah tidak tahan, mungkin berpikir untuk segera resign dan mencari pekerjaan lain.

3. Rekan Kerja

Bagi beberapa orang, tingkah laku rekan kerja cukup berpengaruh terhadap kualitas pekerjaan mereka. Bila suasana pekerjaan tidak kondusif karena ada banyaknya karyawan yang suka cari muka, tukang gosip, bossy, atau tukang ngadu, maka rasanya ingin menghindar saja dari mereka semua dengan tidak datang lagi ke kantor. Selain itu, adanya rekan kerja yang kaku bisa membuat suasana menjadi mencekam. Rasanya seperti bekerja di kuburan saja. Namun ada kalanya kita mampu bertahan untuk bekerja di suatu kantor, meski bosnya diktator atau pun gajinya pas-pasan hanya karena rekan kerjanya asyik.

4. Menikah atau Mengurus Anak

Sebagian perempuan yang sudah menikah atau memiliki anak, memilih untuk berhenti dari pekerjaan mereka. Beberapa resign karena dirasa pekerjaan suami sudah cukup untuk menafkahi rumah tangga mereka, ada juga yang resign karena menghormati keinginan suami agar istri tidak perlu capek-capek bekerja di kantor atau fokus mengurus rumah dan anak saja. Ya, meski tidak semua perempuan memilih keputusan seperti ini, sih.

5. Ingin Berwirausaha atau Freelance

Saat merasa bosan menjadi pekerja kantoran karena selalu diatur oleh bos atau tidak bisa meluapkan kemampuan dan kreativitas secara maksimal, maka sebagian orang lebih memilih untuk membuka usaha dan menjadi bos atas dirinya sendiri. Bahkan dia bisa mempekerjakan orang lain dan mengatur sendiri alur pekerjaan yang dia mau sesuai dengan bentuk usahanya. Selain itu, ada juga yang memilih untuk bekerja dari rumah sebagai freelancer.

Komentar

Fresh