Ciri-Ciri Lowongan Pekerjaan Palsu | OPINI.id

Info lowongan pekerjaan tersedia di banyak tempat. Umumnya info lowongan kerja terdapat di web khusus penyedia lamaran kerja, media sosial, iklan di media cetak dan bahkan broadcast platform chat. Ada banyak cara bagi orang yang bersungguh-sungguh ingin mendapatkan pekerjaan sesuai dengan (gaji) yang diinginkan. Walau banyak info lowongan kerja yang benar, tidak jarang beredar info lowongan pekerjaan palsu. Yuk kenali ciri-ciri info lowongan kerja yang terindikasi info lowongan kerja palsu.

Email Tidak Menggunakan Domain Perusahaan

Umumnya perusahaan mempunyai domain email khusus, dan hal tersebut digunakan oleh para recruiter resmi dari perusahaan tersebut. Misal perusahaan PT. Pupuk Sriwijaya membuka lowongan pekerjaan dan membuka lowongan pekerjaan secara online. Biasanya aplikasi lamaran akan dikirim ke email blablabla@pusri.com Jika dari emailnya saja berbeda atau menggunakan email umum ( blabla@gmail.com atau blablabla@yahoo.com), maka hati-hati. Bisa saja itu info lowongan pekerjaan palsu.

Range Lulusan Kandidat Terlalu Luas

Umumnya perusahaan membuka lowongan pekerjaan dengan berbagai kriteria tergantung posisi yang ditawarkan. Ada beberapa posisi yang khusus dibuka untuk pelamar lulusan SMA, D3/S1 dan bahkan S2. Namun biasanya info tersebut diinfokan secara spesifik di tiap posisi lowongan pekerjaan. Tidak digabung. Misal ada info lowongan pekerjaan yang hanya menginfokan banyak posisi lamaran kerja dan menyebutkan lowongan terbuka untuk lulusan SMA sampai S3, harap hati-hati ya!

Posisi Lowongan Kerja Terlalu Luas dan Tidak Spesifik

Beberapa perusahaan besar memang pernah membuat lowongan pekerjaan untuk banyak posisi kerja. Namun biasanya jika memang itu info lowongan kerja yang benar, oleh si perusahaan yang membuat info, perusahaan itu akan membuat detail syarat dan ketentuan rinci mengenai posisi-posisi kerja yang dibuka. Jika kamu mendapat info lowongan kerja namun tidak ada info detail mengenai posisi kerja yang dibuka, harap kamu lebih hati-hati.

Menginfokan Langsung Gaji yang Ditawarkan

Umumnya perusahaan tidak menyebutkan secara spesifik mengenai gaji yang akan diberikan. Perusahaan hanya menginfokan rentang gaji yang ditawarkan. Biasanya obrolan mengenai gaji baru akan dibicarakan saat pelamar kerja sudah masuk dalam tahap akhir perekrutan. Di web penyedia info lowongan kerja online pun tidak selalu menginformasikan besaran gaji yang ditawarkan secara detail. So, harap hati-hati ya jika menerima info lowker yang sudah menginfokan besar gaji yang akan diterima. Apalagi jika nominal gajinya di atas rata-rata.

Jadi itulah kira-kira ciri lowongan kerja yang patut dicurigakan kevalidannya.Kamu pernah dapat lowker palsu dengan ciri nomor berapa?
satu
dua
tiga
empat
496 votes

Komentar

Fresh