Abdullah's writing | OPINI.id

PROFIL PENULIS Nama Lengkap : Abdullah Alamat : Selong, Lombok Timur, NTB Tempat dan Tanggal Lahir : Selong, 02 Juli 1997 Nomor Telepon/ Hp : 087888981551 Jenis Kelamin : Laki-laki Alamat Email : ariz.stei2205@gmail.com Pekerjaan : Mahasiswa STEI SEBI,Depok Prodi : Manajemen perbankan syariah Organisasi : KSEI IsEF (Islamic Economics Forum) dan FoSSEI jabaodetabek Jabatan : Sekertaris Jenderal dan Staff Ahli Kaderisasi FoSSEI jabaodetabek

"Nusa Tenggara Barat, Surganya Para Travelers"

Bagi kalian para travelers, tentunya mendambakan tempat yang tidak hanya memiliki keindahan alam yang memanjakan mata, namun juga dari segi kenyamanan dan kemudahan akses menuju spot yang kita tuju. Dan dengan budget seminimalis mungkin untuk mengisi weekend maupun holiday. Semua bisa kita dapat di satu provinsi dengan dua pulau besar yaitu Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa yang menyimpan surga yang tak banyak orang ketahui, tepatnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Provinsi ini terletak diantara Pulau Bali dan Nusa Tenggara Timur. Yuk kita simak apa saja yang ada dipulau surga ini. Yang pertama Pulau Lombok. Pulau ini memiliki spot-spot indah diantaranya Gili Air, Gili Meno, Gili Terawangan, Gili kondo, Gili Kapal, Gunung Rinjani dan masih banyak lainnya. Sedangakan yang kedua Pulau Sumbawa, memiliki spot indah diantaranya Gili Nanggu, Pulau Kenawa, Pulau Poto Tano dan masih banyak lagi yang lainnya. Secara rinci, penting bagi para traveler untuk mengetahui informasi ini lebih dalam. Menurut BKPM PTSP NTB, di Pulau Lombok saja terbagi menjadi sembilan spot indah diantaranya kawasan senggigi dan sekitarnya yang luasnya mencapai 1.805,63 Ha. Kawasan Suranadi dan sekitarnya memiliki luas mecapai 96,70 Ha, kawasan Gili Gede dan sekitarnya 2.590 Ha, Kawasan Selong Belanak dan sekitarnya mencapai 480 Ha, Kawasan Pariwisata Kuta, Tanjung Aan dan sekitarnya seluas 2.590 Ha, Kawasan Desa Sade seluas 315 Ha, kawasan wisata Gunung Rinjani dan sekitarnya dengan luas mencapai 17.100 Ha, Kawasan Gili Indah dan sekitarnya seluas 650 Ha serta kawasan Gili Sulat dan sekitarnya seluas 1.317 Ha. Ini baru Lombok yah guys, nggak kebayang kan luasnya keindahan alam yang terbentang di Pulau ini? Dari ujung ke ujung sangat memanjakan mata. Sedangkan dipulau Sumbawa terdapat enam spot indah. Diantaranya kawasan Pantai Maluk dengan luas mencapai 376 Ha, Kawasan pulau Moyo dan sekitarnya seluas 1.526 Ha, kawasan pariwisata Hu’u dan Sekitarnya dengan luas 2.756 Ha, kawasan wisata Gunung Tambora dan sekitarnya seluas 2.526 Ha, kawasan Wisata Teluk Bima dan sekitarnya seluas 201 Ha serta kawasan Wisata sape dan sekitarnya seluas 203 Ha. Intinya, jika kalian berkunjung dan mengexplore keindahan yang ada di Nusa Tenggara Barat nggak bakal ada habisnya. Trust me! Kemudian bagaimana dengan fasilitas yang disediakan? Jangan khawatir! Tersedia banyak hotel atau penginapan. Pada 2015 tercatat sekitar 935 unit hotel berbintang dan 885 hotel lainnya merupakan hotel kelas melati yang menyediakan tempat tinggal yang nyaman. Selain itu dilengkapi dengan jajanan maupun ragam makanan khas yang disuguhkan oleh masing-masing hotel yang kita singgahi. Salah satunya yang sangat dikenal masyarakat luas ialah pelecing kangkung super pedas, Ayam Bakar taliwang dan masih banyak yang lainnya. Untuk berkunjung ke Nusa Tenggara Barat dapat diakses melalui jalur laut maupun udara. Dari jakarta melalui jalur darat ke Lombok atau pelabuhan lembar memakan waktu 4 hari 4 malam. Namun jika menempuh jalur udara dari Jakarta, Soekarno Hatta airport menuju Lombok Internasional Airport hanya memakan waktu sekitar 2 jam. Bagi kalian yang ingin menimati perjalanan, saya sarankan untuk menempuh jalur darat, namun bagi kalian yang ingin cepat menikmati surga didaerah ini, gunakanlah jalur udara. Berbicara budget murah antara jalur darat maupun udara tentunya lebih murah menggunakan jalur darat namun, tidak jauh berbeda dengan budget yang ditempuh jalur udara. Terakhir, pesan bagi kalian para travelers, jangan bekunjung ketempat ini! Nanti kalian nggak mau pulang karena ingin terus dan terus mengexplore juga menikmati keindahan alamnya yang memukau. Selamat Berkunjung ke Lombok Dan Sumbawa!

Harapan Dan Kontribusi Ku Untuk Pengembangan Organisasi FoSSEI (Forum Silaturrahmi Studi Ekonomi Islam)

Sebagai Mahasiswa aktif disalah satu perguruan tinggi yang konsen dalam pengembangan ilmu ekonomi islam, tepatnya Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI , saya merasa telah memiliki identitas atau simbol kemenangan sebagai sang juara, yang tentunya memiliki potensi sebagai pemikir, profesional, sekaligus sebagai penopang pembangunan dan seperti yang kita ketahui mahasiswa sering sebut-sebut sebagai ‘Agent OF Change’ pembawa nilai-nilai perdaban yang dipundaknya terletak banyak harapan tertumpu padanya. Oleh karena itu, seiring dengan identitas yang melekat, terdapat peran-peran yang harus dijalani. Dari aspek akademis tentunya mahasiswa dituntut untuk belajar, namun tidak semua hal bisa dipelajari dan didapatkan diruang perkuliahan, ada banyak hal yang harus dipelajari diluar itu semua, salah satunya yaitu mengikuti dan berperan aktif dalam suatu organisasi yang dapat memberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi yang kita miliki dalam berbagai aspek, aspek kepemimpinan, manajemen organisasi, team building, networking dan human relation. Pada saat ini penulis sedang aktif dalam organisasi kampus yang memiliki salah satu misi untuk membumikan ekonomi islam baik dalam lingkup internal maupun eksternal kampus, dikenal dengan Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Islamic Economics Forum (IsEF) SEBI, dengan jabatan saat ini sebagai sekertaris jendral. Dalam setiap kegiatannya dikontrol atau diawasi oleh suatu organisasi yang dimana dibentuk sebagai sarana seluruh KSEI yang ada, baik ditingkat regional maupun nasional dengan tujuan agar terdistribusinya keilmuan ekonomi islam secara merata, dikenal dengan Forum Studi Ekonomi Islam (FoSSEI). Menurut pengalaman organisasi yang pernah penulis jalankan, problematika yang ada pada setiap organisasi tentunya terdapat permasalahan yang sangat kompleks, yang dengannya kita dituntut untuk memberikan suatu solusi atau setrategi yang tepat untuk membawa organisasi berjalan lebih baik lagi kedepannya. Namun, perlu diketahui bahwa, salah satu permasalahan penting yang sebagian besar pengurus organisasi lupakan adalah minimnya para generasi kader pemimpin yang mereka miliki, hal ini dipicu karena kurang dan tidak terdistribusinya wawasan dan mental kepemimpinan bagi tiap individu dalam organisasi tersebut. Maka diperlukan langkah bagaimana mempersiapkan generasi para pemimpin untuk meneruskan estapet kepengurusan selanjutnya, hal ini tentunya akan memberikan dampak besar bagi organisasi tersebut, karena jika generasi yang dimiliki belum matang baik dalam segi pengetahuan dan mental, maka bisa dipastikan eksistensi dari organisasi tersebut akan terhambat. Oleh sebab itu saya harap nantinya dengan bergabung dalam kepengurusan FoSSEI, saya akan mengambil peran sebagai bagian dari devisi Kaderisasi yang akan mengupayakan peningkatan terhadap kader-kader pemimpin atau orang-orang yang akan berkontribusi melanjutkan estapet kepengurusan yang lebih baik lagi kedepannya. Hal ini saya rasa akan dapat terwujud dengan langkah apabila seluruh pengurus KSEI yang ada, sebelum menjabat sebagai senior atau pengurus inti, ditekankan selanjutnya untuk komitmen berkontribusi untuk FoSSEI, jika tidak bersedia maka harus dipertimbangkan untuk menjadi pengurus inti. Langkah selanjutnya yaitu sekolah kaderisasi khusus bagi anggota KSEI yang akan menjadi pengurus, dalam setiap kegiatannya disisi dengan materi tentang urgensi dari sebuah kepemimpinan yang dilaksanakan secara bertahap. Harapannya Jika kepengurusan dari tahun ketahun semakin bertambah skill yang dimiliki baik dari berbagai aspek, aspek keilmuan, dakwah dan lainnya, maka dapat dipastikan eksistensi atau keberadaan suatu organisasi tersebut akan dirasakan kemanfaatannya oleh ummat.

Kader Terbaik Untuk Eksistensi Organisasi

Berbicara mengenai organisasi maka erat kaitannya dengan sekumpulan orang sebagai organisator atau sebagai anggota maupun pengurus. Yang berkewajiban untuk mewujudkan serta mempertahankan eksistensi dari organisasi yang dimiliki. Salah satu cara untuk menggapainya ialah melalui proses kaderisasi. Karena kaderisasi merupakan instrumen yang diharapkan mampu sebagai menegerial bagi sumber daya insani yang dimiliki organisasi tersebut. Sehingga dari seluruh departement (struktur kepengurusan) diisi oleh orang-orang yang sesuai dengan basic yang mereka miliki. Semakin baik kemampuan managerial yang dimiliki, akan berdampak pada eksistensi suatu organisasi bahkan sampai dengan level negara sekalipun. Sebab perlu dipahami bahwa organisasi merupakan miniatur dari sistem suatu negara. Orang bijak mengatakan “semakin baik kemampuan managerial akan berbanding lurus dengan kualitas peradaban yang dihasilkan” oleh sebab itu melalui kaderisasi tentunya diharapkan akan mampu menghasilkan kader-kader terbaik. Adapun kriteria kader-kader terbaik itu terdiri dari; ✓Leadership skill (kemampuan kepemipinan) Leadership skill, merupakan seseorang yang tidak hanya memiliki mental kepemimpinan saja, namun dari segi pengetahuan tentang kepemimpinan atau tata kelola organisasi yang meliputi planing, organizing, actuating, sampai dengan controling . Biasanya orang dengan kemampuan seperti ini ditempatkan pada posisi inti dan strategis organisasi yaitu Ketua Umum maupun Wakil Ketua Umum. ✓Administrative skill (kemampuan administratif) Administrative skill, merupakan seseorang yang memiliki keahlian dalam bidang administratif, dimana pastinya setiap organisasi melakukan aktivitas adimistratif untuk menunjang segala keperluan yang dibutuhkan, khususnya dalam hal administrasi keorganisasian. Biasanya orang yang memiliki kemampuan administratif diposisikan pada jajaran BPHI (Badan Pengurus Harian Inti), tepatnya sekretaris umum maupun Bendahara umum. ✓Mobilization skill (kemampuan mempengaruhi) Mobilisasi Skill, merupakan seseorang yang memiliki kemampuan mempengaruhi orang lain, dengan didukung oleh kemampuan komunikasi yang baik hingga kemampuan dalam hal memikat hati orang lain. Dalam organisasi, kader seperti ini sangat dibutuhkan, karena dari sisi internal dapat memperkukuh semangat keanggotaan, sedangkan kalau dari eksternal dapat menambah intensitas dari anggota yang ada, sekaligus menambah relasi bagi pihak eksternal yang terkait untuk melakukan hal yang dimaksudkan demi keberlangsungan organisasi yang dimiliki. Biasanya orang dengan kemampuan seperti ini, lebih tepatnya diposisikan pada eksternal untuk tujuan ekspansif organisasi. ✓Academic skill ( kemampuan akademik) Akademik skill, merupakan seseorang yang memiliki kemampuan akademisi yang baik dan pengetahuan yang luas serta gemar untuk mencari informasi-informasi terbaru. Dalam organisasi, orang dengan kemampuan ini sangat jarang dimiliki karena lebih memilih untuk tidak sibuk kedalam organisasi. Namun jikalaupun ada maka dapat diposisikan stategis sebagai branding organisasi. ✓Organizer skill (kemampuan Organisator) Organizer skill merupakan seseorang yang memiliki kemampuan dalam mendukung serta memastikan tidak ada hambatan dalam jalannya organisasi, sehingga organisasi tetap berjalan pada jalurnya. Sebagai organisatoris yang mempuni, secara otomatis akan mengambil inisiatif tindakan untuk menyelesaikan segala problematika organisasi yang dihadapi secara kompleks. Biasanya seorang dengan kemampuan ini ditempatkan pada posisi strategis internal yaitu HCM (Human Capital Management) maupun kepala departement organisasi. Dari kelima kriteria diatas, maka dapat ditranformasikan kedalam struktur organisasi yang baik meliputi seluruh komponen struktural keorganisasian. Dengan catatan fungsi yang dijalankan secara baik, karena seperti yang ketahui konsep organisasi ialah Structure follow the function maka diusahakan berjalannnya organisasi tetap pada jalurnya, dengan harapan dapat mendukung sekaligus dipastikan eksistensi dari suatu organisasi tersebut dapat terwujud.

MANAJEMEN SUMBER DAYA INSANI SEBAGAI UPAYA MENJAWAB TANTANGAN GLOBAL.

Di era globalisasi ini, managemen sumber daya insani atau dalam institusi dikenal dengan Human Resource Development (HRD) sangat viral, seiring pertumbuhan perusahaan atau lembaga keuangan semakin meningkat secara signifikan, khususnya lembaga keuangan berbasis syariah. Hal ini ditandai dengan bermunculannya lembaga keuangan baik dari sector perbankan maupun non bank, seperti perbankan syariah, pegadaian syariah, koprasi syariah, asuransi syariah sampai dengan pasar modal syariah, sehingga tentunya sangat membutuhkan sumber daya manusia (Tenaga Kerja) yang banyak. Oleh karena itu timbullah permasalahan dasar, yaitu mengenai sumber daya yang dibutuhkan tidak sebanding dengan jumlah lembaga keuangan syariah yang ada. Menurut data yang disampaikan oleh ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia Beny Witjaksono mengatakan, khususnya untuk lembaga perbanakan syariah saja, pertahunnya membutuhkan sebanyak 11.000 tenaga kerja sedangkan untuk lembaga non bank membutuhkan 10.000 tenaga kerja. Selain itu, tentunya seiring dengan perkembangan lembaga keuangan yang signifikan, permasalahan yang muncul semakin kompleks pula, diantaranya; (1) adanya gap standar kualifikasi sumber daya insani antara lulusan perguruan tinggi dengan kualifikasi yang dibutuhkan perbankan syariah; (2) terbatasnya pemahaman praktisi lembaga keuangan konvensional akan pemahaman mengenai keuangan syariah; (3) kurangnya kerjasama lembaga keuangan syariah dengan lembaga pendidikan; dan (4) mahalnya biaya pendidikan dan pengembangan untuk pembekalan sumber daya yang siap pakai. Sehingga peranan penting manajemen sumber daya insani yang professional dalam lembaga keuangan syariah, mengingat tenaga kerja yang dibutuhkan harus mempunyai kemampuan untuk mencapai tujuan strategisnya secara berkesinambungan melalui potensi-potensi yang dimiliki. Untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada, tentunya perlu pemahaman yang baik terkait manajemen sumber daya insani, setidaknya ada dua langkah yang harus dilakukan. Langkah pertama, perlu diketahui bahwa yang dinamakan sumber daya insani adalah orang-orang yang ada dalam organisasi yang memberikan sumbangan pemikiran dan melakukan berbagai jenis pekerjaan dalam mencapai tujuan organisasi, sudono (2011). Di dalam al Quran Allah berfirman dalam QS. Al Baqarah:30 yang menjelaskan manusia sebagai khalifah dimuka bumi dan kemudian dikuatkan dalam firman Allah SWT QS. Shaad: 26 bahwa selain menjadi khalifah di dunia, manusia diperintahkan untuk menyelesaikan perkara dengan adil tanpa mengikuti hawa nafsu yang ada dalam dirinya, dan Imam Ghazali menjelaskan bahwa, sumber daya insani pada lembaga keuangan syariah merupakan kontribusi seseorang dalam meningkatkan market share perusahaan untuk semua aspek serta dapat menjaganya untuk tetap bertahan pada kondisi yang baik sesuai dengan yang diinginkan perusahaan (2012, hlm 66-67). Yang kedua, manajemen sumber daya insani adalah ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya yang dimiliki oleh individu secara efektif dan efisien sehingga dapat digunakan secara optimal dan dapat mencapai tujuan perusahaan (hasibuan 2007: hal.1) Untuk mengoptimalkan sumber daya insani menuju insan yang professional dan memiliki daya saing, maka diperlukan manajemen sumber daya insani yang kredibel untuk mengelola atau mengatur potensi-potensi yang ada dalam institusi. Dan hal yang paling pokok dalam manajemen sumber daya insani ialah bagaimana memanfaatkan karyawan yang ada tanpa menghilangkan jiwa spritualitas yang ada dalam dirinya. Karena bagaimanapun sadar maupun tidak, spiritualitas memberikan dampak besar dalam kinerja maupun institusi tersebut. Ada beberapa tujuan dari penerapan manajemen sumber daya insani di lembaga keuangan syariah Indonesia. Antara lain (a) meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan produktivitas; (b) rendahnya tingkat perpindahan pegawai, tingkat absensi, dan komplain dari nasabah; (c) tingginya kepuasan kerja karyawan dan tingginya kualitas pelayanan; (d) peningkatan bisnis perusahaan (Veithzal Rivai 2009, hlm 23). Sesuai dengan pemaparan diatas, maka dapat ditarik solusi untuk menjawab permasalahan atau tantangan yang ada, yaitu (1) Sertifikasi, karena dengan adanya sertifikasi, kualitas sumber daya insani yang ada pada lembaga keuangan syariah di Indonesia mendapat legalitas atas kemampuan yang dimiliki dan dapat bersaing secara lokal maupun global yang tentunya dapat menguasai planning, organizing, actuating, dan controlling, yang pada akhirnya diharapkan bisa membawa perusahaan pada tujuan strategisnya.. (2) Lembaga perguruan tinggi harus menyiapkan sumber daya insani yang kredibel dalam sector keuangan syariah, yang diharapkan mampu memahami nilai-nilai moral dalam aplikasi fiqih muamalah/ ekonomi syariah, baik secara teoritis dan aplikasinya. (3) Pemerintah sudah seharusnya mendukung pendidikan keuangan syariah, baik melalui beasiswa ataupun subsidi maupun dengan mendirikan institusi yang konsern dalam mengembangkan keuangan syariah guna memenuhi kebutuhan sumber daya insani yang kompeten dalam bidangnya. Dengan solusi yang ada, diharapkan kedepannya lembaga keuangan syariah lebih mengoptimalkan kembali kemampuan managemen sumber daya insaninya, sehingga apapun bentuk tantangan global dapat di hadapi dengan managemen sumber daya insani yang professional.

Objek Wisata Baru KLU, Berbasis Dana Desa

KLU merupakan panggilan akrab bagi kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Daerah ini sebelumnya merupakan daerah Kabupaten Lombok Barat, namun pada tahun 2010, tepatnya 18 tahun yang lalu secara resmi Kabupaten ini terpisah dari kabupaten tersebut, dan dijadikan sebagai daerah berkembang guna pemerataan kesejahtraan ekonomi atau tarap hidup masyarakat. Kabupaten ini dikenal sebagai daerah wisata yang potensial, bagaimana tidak? Hamparan pantai dari perbatasan senggigi hingga pulau-pulau kecil yang dimiliki sudah dikenal oleh turis mancanegara, yang terdiri dari gili air, gili meno dan gili terawangan yang merupakan surga bagi para travelers terutama yang memiliki hobi diving untuk menikmati keindahan bawah laut yang menakjubkan. Semua potensi itu kelola baik oleh pemerintah, karena bagaimanapun 75% pendapatan daerah didapatkan dari 3 gili tersebut. Sangat potensial sekali bukan??? Tidak cukup sampai disitu, pemerintah yang dibawah komando DR Najmul Ahyar SH, MH yang dilantik pada tahun 2015, juga merupakan seorang lulusan Universitas Brawijaya itu mendapatkan penghargaan dari mentri dalam negri sebagai Best figur pada tahun 2011 atas prestasinya dan pengaruhnya dalam mewujudkan daerah lombok utara sebagai daerah yang paling cepat pertumbuhan ekonominya, yang pada waktu itu beliau menjabat sebagai wakil Bupati Lombok Utara priode 2010-2015. Ia menyakini bahwa dengan mengoptimalkan potensi daerah yang dimiliki akan berdampak besar bagi kesejahtraan masyarakat, Oleh karena itu infrastruktur untuk menunjang akses pariwisata terus menerus dibenahi bahkan telah banyak objek wisata baru yang secara resmi dibuka oleh pemerintah. Hal itu didukung oleh semangat dan kesadaran masyarakat dalam mengelola objek wisata di masing-masing desa yang dimiliki, serta bantuan langsung dari pemerintah untuk berkontribusi dalam pendanaan pengembangannya menggunkan dana desa. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat senilai 1 milyar rupiah untuk masing-masing desa sekala nasional, senada akan hal itu pemerintah daerah mengalokasikan dana dari pusat tersebut ke pada masing-masing desa untuk dimanfaatkan sebaik mungkin guna mendukung objek wisata yang ada. Kini usaha yang dilakukan pemerintah dan masyarakat berbuah hasil, pendapatan masing-masing desa terus bertambah seiring dengan banyaknya kunjungan dari wisatawan domestik maupun mancanegara yang penasaran akan keindahan alam yang disediakan. Mulai dari priode awal pemerintahan hingga saat ini, berbagai objek wisata sudah banyak bermunculan dan dinikmati oleh masyarakat sebagai ajang rekreasi sekaligus untuk diunggah dimedia sosial yang mereka miliki. Diantara objek wisata yang baru hadir yaitu Tiu Klep, Tiu Pitu, desa Ecowisata kerujuk dan masih banyak yang lainnya. Bagi kalian yang endors di media sosial maka saya sarankan untuk segera mengunjungi wisata baru ini, agar selalu hits dan up to date.

Pasar Modal Syariah Di Tengah Kelesuan Ekonomi Indonesia

Berbicara pasar modal syariah, maka sama halnya dengan pasar modal pada umumnya. Dimana Pasar modal dijadikan masyarakat sebagai alternative investasi baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang dengan harapan memperoleh keuntungan dimasa yang akan datang. Namun yang menjadi substansial dalam pasar modal syariah ditengah mayoritas muslim di Indonesia, bahwa disetiap investasi yang dilakukan harus mengacu pada pedoman mutlak yaitu berdasarkan syariah. Salah satunya segala bentuk investasi yang dilakukan harus pada sector halal, artinya investasi tersebut tidak boleh pada hal-hal yang diharamkan, baik berupa saham minuman keras, Rokok dan lain sebagainya. Karena keinginan sederhana dari masyarakat muslim bahwa disetiap investasi yang dilakukan harus terjamin kehalalannya, maka dalam hal ini sejak tahun 2000 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia m embentuk Jakarta Islamic Index, yang menyediakan saham syariah yang tentunya dapat diperjual belikan di Bursa Efek Indonesia, dimana pertahunnya saham perusahaan dalam Jakarta Islamic Index mengalami peningkatan yang signifkan, hingga saat ini tercatat sebanyak 30 saham syariah untuk priode Desember 2017- Mei 2018 sesuai dengan pengumuman Bursa Efek Indonesia pada tanggal 29 November 2017. Hal ini mengindikasikan bahwa permintaan dan kepercayaan masyarakat terhadap investasi syariah semakin meningkat, mengingat jaminan berupa payung hukum dan manfaat yang diberikan bagi investor dalam melakukan investasi dibursa efek Indonesia sudah dibentuk, mulai dari Fatwa MUI No. 40 tahun 2003, 9 peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), Undang-undang Sukuk Negara (SBSN) dan undang-undang 21 tahun 2008, sehingga dapat mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam saham berbasis syariah di Indonesia tanpa adanya rasa takut tercampur dengan dana non halal atau ribawi. Seiring pertumbuhan ekonomi disuatu Negara tentunya akan berdampak bagi kondisi prekonomian ekonomi Indonesia secara makro, khususnya dalam pasar modal syariah yang tentunya diukur melalui tingkat Produk Domestik Bruto (PDB). Jika PDB mengalami kenaikan maka akan mencerminkan kenaikan pada tarap hidup atau kesejahteraan masyarakat, sehingga jika kesejahteraan masyarakat mengalami kenaikan, maka bisa dipastikan porsi pendapatan untuk pengeluaran konsumsi atas barang atau jasa dan porsi pendapatan untuk investasi akan meningkat pula. Dengan melihat daya beli masyarakat yang meningkat tentunya profitabilitas perusahaan juga akan cendrung meningkat , dan dampak yang diberikan kepada investor bukan hanya keuntungan melainkan kepercayaan untuk meraih loyalitas masyarakat dalam menanamkan modalnya kepada perusahaan tersebut. Namun bagaimana dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini?. Tercatat hingga saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia tergolong stagnan sesuai dengan data Badan Pusat Statistika dari 2016-2018 masih pada angka sebesar 5,5 persen dan belum mencapai 7 persen seperti yang dijanjikan pemerintah artinya perusahaan atau orang yang bekerja menghasilkan sedikit barang dan jasa sehingga dampaknya terasa mulai dari harga barang mengalami kenaikan dan diiringi daya beli masyarakat mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini diperparah dengan kebijakan pemerintah atas hutang luar negri yang semakin meningkat, Tercatat hingga saat ini menurut Bank Indonesia (BI) utang luar negeri Indonesia mencapai 4.636 Triliun, Dampak bagi perekonomian Indonesia saat ini menjadi sangat serius yang berdampak utamanya pada Peningkatan tarif pajak, dan pencabutan subsidi bagi masyarakat miskin, sehingga atas dasar inilah daya beli masyarakat turun yang di akibat kan seluruh perusahaan atau industri harus menekan tarif pajak yang tinggi dari pemerintah yang kemudian pajak itu pasti akan dibebankan pada konsumen dalam hal ini masyarakat pada umumnya, sehingga wajar jika terjadi Kelesuan Ekonomi sekala Nasional. Dan jika dicermati lebih lanjut rata-rata dari index harga saham gabungan di bursa efek Indonesia hingga awal bulan ini terus mangalami penurunan tak terkecuali saham syariah, walaupun pergerakan index berhasil ditutup menguat 1,54 persen pada perdagangan 9-13 April 2018. Melihat penomena tersebut hendaknya investor yang menanamkan modalnya di Bursa Efek Indonesia dalam hal ini Jakarta Islamic index lebih cermat dalam mengambil keputusan dalam memperjual atau membeli suatu saham agar kedepannya investasi yang dilakukan mendapatkan keuntungan yang tinggi, baik dengan penentuan keputusan berdasarkan teknik Fundamental maupun teknik pengambilan keputusan teknikal. Lebih luas lagi poin yang tidak kalah pentingnya adalah pemerintah sudah seharusnya memberikan kebijakan ekonomi yang tepat dan solutif untuk meningkatkan gairah ekonomi nasional guna meningkatkan percepatan pertumbuhan ekonomi yang baik, diharapkan mampu meningkatkan minat investasi didalam negeri baik dari investor domestik maupun Luar negeri untuk menanamkan modal diindonesia khususnya saham syariah .

Tuan Guru Bajang, Sang Kuda Hitam Capres dan Cawapres 2019

Ditengah situasi politik yang kian memanas untuk menjadi Orang Nomor satu d Republik ini, semua Elemen partai politik mulai bergerak untuk mempersiapkan kader terbaiknya baik sebagai Capres maupun Cawapres, yang hingga saat ini masih ada dua partai politik yang mendeklarasikan kuda putihnya untuk maju menjadi Capres yaitu Gerindra mengusung Prabowo Subianto dan partai PDIP sebagai kubu pertahana saat ini mengusung kembali Ir Jokowi Dodo. Namun jika diamati secara luas ternyata disamping kedua kuda putih tersebut berseteru, ada banyak Kuda Hitam yang tanpa d sadari ada d sekeliling mereka, Tidak di unggul kan Namun memiliki Elaktibilas yang cukup Tinggi. Diantara kuda Hitam itu, muncul salah satu nama yang menjadi kebanggaan bagi orang bagian Timur Nusa Tenggara Barat bahwa Putra Terbaik mereka memiliki kesempatan untuk mengikuti kontestasi kepemimpinan nasional ditengah tinggi nya harapan Rakyat untuk memiliki pemimpin yang Nasionalis dan Agamis. Sebut saja namanya Tuan Guru Bajang panggilan akrab untuk Gubernur Nusa Tenggara Barat DR TGKH M. Zainul Majdi seorang santri lulusan Al Azhar Cairo sekaligus politisi asal Demokrat ini sudah tak asing lagi di kancah Nasional. Bagaimana Tidak, Sebagai Komando Daerah yang memimpin selama Dua periode ini memiliki Segudang prestasi yang membanggakan. Penghargaan yang paling membanggakan ketika pulau Lombok mendapatkan 2 penghargaan internasional di Dubai pada tahun 2015 yang menobatkan Lombok sebagai World Best Halal Destination dan World best Halal Honeymoon, sehingga hal ini menjadikan lombok sebagai destinasi wisata yang paling diminati, menurut Data Dinas Pariwisata NTB pertumbuhan kunjungan wisata domestik maupun mancanegara trus mengalami pertumbuhan yang signifikan 2015 sebesar 2,2 juta dan 2017 menembus angka 3,5 jt karena bagaimana pun pariwisata merupakan sektor andalan NTB sehingga tentu berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah yaitu 7,10% d atas rata-rata nasional yang hanya 5,07% (berdasarkan Catatan BPS 2017) menjadi kan tingkat kesejahteraan atau tarap hidup masyarakat turut meningkat. Perubahan yang signifikan terus dirasakan oleh masyarakat NTB mulai dari pemerataan pembangunan infrastruktur yaitu kemantapan jalan, pelabuhan, bandara internasional sampai dengan Islamic Center sebagai Pusat Kajian Islam, menandakan bahwa kinerja seluruh elemen pemerintahan provinsi Nusa Tenggara Barat sangat solid dalam menjalankan Roda pemerintahaanya. sehingga hal tersebut menjadikan Tuan Guru Bajang dilirik oleh sejumlah elit politik yang langsung berkunjung di kediaman beliau Mataram, walaupun hingga saat ini beliau masih sebagai kuda hitam artinya seorang yang tidak d unggul kan, tentunya tidak menjadi kan Tuan Guru Bajang bisa di pandang sebelah mata, bagaimana tidak? Ada banyak kasus ketika Kuda Hitam yang di pandang sebelah mata justru pada akhirnya menjadi kuda putih yang sejati, salah satu contohnya ketika Barak Obama yang sebagai orang yg tidak d unggul kan d tengah mayoritas kulit putih, justru mampu menunjukkan jati dirinya sebagai orang nomor satu Amerika Serikat yang ke 44 pada tahun 2009 yang mengalahkan lawan Terkuatnya John Michael. Akan kah Tuan Guru Bajang sebagai kuda hitam Capres saat ini akan mampu mencetak sejarah tersebut di Republik ini? Tahun 2019 akan menjawab siapa kuda putih sesungguhnya.

Destinasi Wisata Halal Indonesia

Wisata Halal atau yang lebih dikenal dengan Muslim Friendly Tourism (MFT) memiliki konsep dan prinsip halal dalam seluruh aspek sajian pariwisata tidak melanggar aturan dalam islam. Berdasarkan Committee For Economic and Commercial Cooperation of The Organization of The Islamic Cooperation (COMCEC, 2016), Menjelaskan bahwa Pariwisata Ramah Muslim atau pariwisata Halal adalah pariwisata yang focus utamanya memenuhi kebutuhan wisatawan muslim yang tidak ingin berkompromi atas kebutuhan dasar, seperti jaminan fasilitas amenitas berlabel sertifikasi halal yang mencakup basis iman ajaran agama ketika melakukan aktivitas wisata. Menurut Data Worl Islamic Economic Forum Foundation 2016, jumlah wisatawan muslim dunia mengalami pertumbuhan yang signifikan tiap tahunnya. Pengeluaran yang berhubungan dengan perjalanan mereka diperkirakan tumbuh dari USD 145 Milyar pada tahun 2014 menjadi USD 200 Milyar pada tahhun 2020. Hal ini diperkuat dengan data Kementerian Pariwisata (KEMENPAR) Indonesia 2014, jumlah tersebut mengacu pada fakta bahwa diantara 6,8 Milyar penduduk dunia, terdapat 1,6 Milyar muslim, dengan grafik pertumbuhan yang mengindikasikan populasi muslim pada tahun 2030 bertambah sekitar 26,5%. Dan pergerakan wisatawan muslim tercatat sebesar 116 juta dan jumlah ini diperkirakan meningkat 9,08% mencapai 180 juta pada tahun 2020, menjadikan pasar Mulsim Friendly Tourism sangat potensial bagi negara didunia untuk focus mengembangkan wisata halal, terutama di Indonesia. Sebagai Negara yang memiliki kekayaan destinasi wisata dengan 17.100 pulau dan mayoritas muslim mencapai 87% dari total 207 juta penduduk , menjadikan Indonesia merupakan Negara yang sangat tepat dan potensial untuk mengembangkan wisata halal, sehinggga kementerian Pariwisata terus berupaya untuk mengembangkan destinasi wisata halal di Indonesia dengan menetapkan beberapa destinasi wisata halal Indonesia. Berikut "The Top 5" Daerah yang dikembangkan menjadi Destinasi Wisata Halal Indonesia: 1. Lombok, Nusa Tenggara Barat Lombok dikenal sebagai provinsi dengan sector pariwisata sebagai andalannya, menjadikan pemerintah berupaya untuk menjadikan pariwisata halal sebagai segmentasi baru yang tentunya memiliki dampak yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah, mulai dari pembenahan akomodasi, infrastruktur serta layanan terhadap wisatawan domestic maupun mancanegra seperti tersedianya tempat ibadah, perlengkapan ibadah dan fasilitas bersuci wisatawan muslim yang memenuhi standar syariah yang diatur secara komrehensif untuk mendukung kenyamanan dalam tiap aktivitasnya. Pengembangan pariwisata halal dilombok didukung oleh banyak hal untuk menunjang segala aktivistasnya, terutama diantaranya: a). Mayoritas penduduk muslim NTB berjumlah 96,42% dari jumlah total penduduk 4.500.212 jiwa, sehingga budaya, tempat ibadah dan makanan yang tersedia bagi wisatawan sesuai dengan syariat terlebih lombok dikenal sebagai pulau seribu masjid menjadikan kemudahan akses tempat ibadah dalam beberapa jarak yang tak sampai dua kilometer dapat ditemukan, sehingga pelaksanaan sholat bisa dilakukan tepat waktu dan pemerintah sudah membangun pusat peribadatan bagi masyrakat muslim berupa Masjid Hubbul Wathan (Islamic Center) yang menjadi salah satu icon Nusa Tenggara Barat. b). Visi dan misi pemerintah Nusa Tenggara Barat selaras dengan konsep wisata halal yaitu mewujudkan masyarakat yang beriman, berbudaya, serta berdaya saing dan sejahtera. Menunjukkan pemerintah sangat mendukung segala bentuk aktivitas atau usaha yang mengacu pada syariat agama islam. c). Lombok merupakan daerah pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memiliki peraturan Daerah (Perda) Mengenai Pariwisata halal sebagai wujud komitmen pemerintah untuk mengembangkan wisata halal serta menguatkan branding pariwisata halal Nusa Tenggara Barat. Dalam Perda No. 2 tahun 2016 tentang pariwisata halal meliputi destinasi, pemasaran/promosi, industry, kelembagaan, pembinaan dan pengawasan. Sehingga seluruh bisnis yang berkaitan dengan wisata halal mulai dari hotel, akomodasi atau jasa travel dan segala hal yang berkaitan dengan wisata halal diatur secara konprehensif. Lombok menjadi destinasi halal unggulan Indonesia sekaligus menjadi perhatian dunia setelah meraih penghargaan pada kontestasi pariwisata halal dunia, World Halal Tourism Award (WHTA) 2 tahun berturut-turut yaitu pada tahun 2015 sebagai Pemenang Nominasi destinasi halal terbaik (World Best Halal Destination) dan destinasi bulan madu Terbaik (Worl Best halal Honeymoon Destination), sedangkan pada tahun 2016 Lombok Kembali meraih Nominasi sebagai destinasi bulan madu terbaik (World Best halal Honeymoon) , Novotel Lombok Resort & Villas sebagai resor halal tepi pantai terbaik (World Best Halal Beach Resort) dan situs www.wonderfullomboksumbawa.com sebagai situs pariwisata halal terbaik dunia (World Best Halal Travel Website), penghargaan tersebut menunjukkan Indonesia khususnya lombok sebagai tujuan wisata kelas dunia. Peningkatan jumlah wisatawan domestic maupun mancanegara terus mengalami pertumbuhan yang signifikan dari tahun 2015 mencapai 1,8 juta wisatawan menjadi 3,5 juta wiasatawan pada tahun 2017 melebihi target yang diberikan oleh kementrian pariwisata sebesar 3 juta wisatawan, artinya lombok mengalami peningkatan jumlah wisatawan sebesar 50% dari tahun sebelumnya. Seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan yang signifikan pertumbuhan ekonomi daerah pun semakin meningkat pertahunnya, Badan Pusat Statistik (BPS 2017) mencatat pertumbuhan ekonomi NTB mencapai 7,10% jauh diatas rata-rata nasional yang hanya mencapai 5,0% menjadikan NTB sebagai provinsi yang paling progresif secara nasional. 2. Kota Jakarta Jakarta merupakan ibu kota Indonesia yang menjadi salah satu pengembangan destinasi yang ditetapkan kementrian Pariwisata (KEMENPAR) dikarenakan : a). Banyak ditemukan restoran-restoran bersertifikat halal termasuk pula restoran yang berstandar internasional, sehingga Para konsumen tentunya tidak akan ragu untuk mengkonsumsi makanan ditempat itu. Pengelola restoran sudah menyadari bahwa langkah ini dapat memperluas pasar sehingga keuntungan yang didapatkan akan semakin meningkat. b). Jakarta sebagai kota metropolitan dimana terdapat mayoritas muslim juga menjadi destinasi shopping paling lengkap karena mall dan pusat perbelanjaan berkelas internasional sudah banyak dibangun dibeberapa tempat, ini menjadi peluang besar karena 90% wisata muslim menyukai shoping. Dan sampai saat ini sudah banyak mall yang menyediakan fasilitas ibadah seperti musholla sampai dengan masjid bagi wisatawan yang berkunjung dalam melaksanakan ibadah. Hal ini menjadi salah satu objek yang sangat digemari oleh wisatawan Timur Tengah, seperti Pusat Busana Muslim di Thamrin City, ITC Mangga Dua, Grand Indonesia, Ambassador Kuningan dan masih bnyak lagi lainnya. Menurut data Kementerian pariwisata mencatat, jumlah wisatawan muslim khususnya dari Timur Tengah mengunjungi Kota Jakarta sekitar 160.000 dari total 180.000 wisatawan Timur Tengah yang dating ke Indonesia melalui Jakarta. c). Tersedianya infrastruktur yang memadai seperti labuhan tanjung priuk sebagai halal port dan industry pulau gadung sebagai halal zone dan industry creative. Dalam pengoperasiannya bekerja sama dengan LPPOM MUI yang akan menjamin seluruh produk yang ada sesuai dengan standar jaminan halal yang di keluarkan oleh LPPOM MUI d). Terdapat tempat pusat ibadah yang mampu menampung banyak jmaah dalam melaksanakan solat (ibadah). Masjid tersebut terdiri dari masjid istiqlal sebagai icon Jakarta, masjid agung sunda kelapa, masjid agung al-azhar, masjid perahu, dan masjid Jakarta Islamic senter. Dari beberapa alasan diatas, kementrian pariwisata (KEMENPAR) menyimpulkan bahwa kesadaran umat islam Jakarta akan produk-produk halal semankin meningkat, dan kepedulian akan produk halal mulai dari makanan,fhasion, sampai dengan cosmetic sangat diminati sehingga Jakarta di harapkan mampu berdaya saing dengan ibu kota Negara lainya untuk memenuhi kebutuhan wisatwan muslim dunia. 3. Jawa Barat Kementerian Pariwisata terus berupaya mendorong pengembangan wisata halal di daerah Jawa Barat, mengingat beragamnya potensi wisata di provinsi tersebut. Adapun Hal yang menjadikan Jawa Barat masuk kedalam 5 Besar daerah yang dijadikan destinasi Wisata halal yaitu : a). Daerah Provinsi Jawa Barat mendapatkan Penghargaan dari Majlis Ulama Indonesia (MUI) sebagai Provinsi Halal (KEMENPAR 2017) walaupun belum diimplementasikan kepada usaha sector wisata syariah. b). Provinsi jawa barat merupakan daerah dengan populasi atau penduduk terpadat di Indonesia, menurut data tercatat jumlah populasi Jawa Barat mencapai angka 43.798.140 jiwa dimana mayoritas muslimnya mencapai 93,40% (BPS 2017). Hal ini menjadikan jawa barat sebagai Destinasi Wisata halal yang sangat potensial untuk dikembangkan. c). Kota Bandung, yang menjadi icon Jawa Barat menjadi tempat favorit masyarakat karena banyaknya objek wisata baik wisata alam, kuliner maupun fahion. Kota bandung juga menjadi pusat perencanaan dan pengembangan Kepariwisataan (P-P2Par) sehingga sudah seharusnya jawa barat menjadi pionir atau pelopor dalam pengembanga Destinasi wisata yang creadible. 4. Sumatera Barat Pemerintah pusat (KEMENPAR) terus mendukung pengembangan wisata halal didaerah Sumatera Barat, terutama pada kekayaan objek wisata yang popular dikunjungi oleh wisatawan muslim khususnya Negara Timur Tengah baik melalui promosi internasional maupun memberikan pendanaan dalam pengembangannya. seperti Danau di atas dan Danau dibawah, pulau cubudak, Lembah Anai, jembatan Siti Nur Baya, pulau sikuai dan Danau Maninjau, Karena bagaimanapun harapannya prekonomian masyarakat dan pendapatan asli daerah (PAD) dapat meningkat dan berdaya saing dengan daerah lainnya. Atas dukungan baik dari pemerintah pusat maupun investor timur tengah salah satunya Qatar dalam mengembangkan daerah tersebut menjadi wisata halal membuahkan hasil, Keberhasilan Sumatra Barat meraih penghargaan sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia pada ajang World Halal Tourism Award 2016 di Abu Dhabi, Uni Emirate Arab menjadikan daerah tersebut sebagai objek wisata halal dunia. Dengan penghargaan yang diraihnya Sumatera Barat khususnya Kota Padang terus-menerus melakukan revitalisasi dalam menyajikan wisata halal terbaik bagi wisatawan muslim. Upaya yang dilakukan yaitu menyediakan restoran dan hotel bersertifikat halal, sehingga tercatat sebanyak 48 restoran dan hotel yang siap untuk melayani wisatwan muslim. 5. Aceh Aceh yang dikenal sebagai provinsi Bertajuk Serambi Mekkah menjadi salah satu Destinasi halal yang sangat potensial untuk dikembangkan oleh Pemerintah Pusat (KEMENPAR). Pemerintah mengembangkan provinsi ini berdasarkan; a). Aceh dikenal sebagai daerah yang sangat memegang teguh syariat islam. Oleh sebab itu Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata halal (TP3H) Kota aceh menjelaskan bahwa pengembangan wisata halal kedepannya sangat mudah untuk diterapkan karena sangat singkron dengan kondisi social masyarakat, dan bias dipastikan produk yang disediakan terjamin kehalalannya. Sehingga diharapkan pelayanan yang diberikan kepada wisatawan muslim sesuai dengan keinginan mereka. b). Dinas Pariwisata Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) menunjukkan komitmennya untuk terus berupaya mengembangkan destinasi wisata halal diantaranya sertifikasi Usaha Pariwisata Aceh (meliputi Hotel, Restoran, Spa, pusat perbelanjaan), sertifikasi Pendidikan khususunya Kepariwisataan diperguruan tinggi , Sertifikasi Tour Guide dan Tou Planner. c). Aceh mendapatkan penghargaan ditingkat Nasional maupun Internasioal. Ditingkat Nasional dalam kompetisi Pariwisata Halal Nasional 2016, Aceh meraih penghargaan dengan memenangkan 3 Nominasi Sekaligus yaitu sebagai Destinasi Budaya Ramah Wisatawan Muslim Terbaik, Bandara SIM sebagai bandara Ramah Wisatawan Muslim Terbaik, dan Masjid raya Biturrahman Sebagai Daya Tarik Wisata Terbaik. Sedangkan pada kontestasi pariwisata halal dunia, World Halal Tourism Award (WHTA) 2016, Aceh menyabet dua Nominasi Penghargaan bergengsi, Yaitu World Best Halal Cultural Destination dan World Best Airlines for Halal Traveller. Aceh Sebagai Daerah Wisata halal harus mampu mengimplementasikan kemenangan itu dengan berusaha untuk melakukan pembenahan terhadap objek wisata yang ada. d). Aceh memilki kunci sukses dalam sector pariwisata yang dimiliki yaitu Kebersihan, Keunikan, Keramah tamahan, serta menerapkan IT seperti penyediaan Wifi gratis diberbagai alat transportasi untuk mewujudkan kemudahan akses dan komunikasi.

Komentar

Fresh