Mengenang Friendster | OPINI.id

Hayo... masih ada yang inget gak sama media sosial yang satu ini. Ini adalah media sosial yang booming sebelum kerajaan milik Mark Zuckerberg Facebook rajai dunia sekarang ini.

Nostalgia Friendster

Gak ada yang lebih indah selain bernostalgia. Bicara tentang media sosial, Friendster adalah media sosial populer di kalangan anak muda kala itu. Media sosial ini mulai mengudara pada tahun 2002.

Fungsinya sendiri lebih oke dan memang benar-benar fokus sama pertemanan, gak seperti facebook yang saat ini udah didominasi sama fanpage yang berisi konten-konten hoax dan kebencian. Nah, kamu sendiri masih inget gak beberapa fitur andalan media sosial ini? Cekidot

"Who's Viewed Me"

Sempat ada nih fitur ini di media sosial path, hingga pada akhirnya ditarik lagi karena hampir sebagian orang merasa jijik dan malu karena ketahuan kepoin akun orang.

Nah, fitur ini dulu itu sangat menarik di Friendster. Bisa dibilang, Friendster adalah media sosial yang menggunakan fitur ini pertama. Maklum, kita jadi semakin kepo dan seneng kalau tau akun kita dikepoin orang khususnya sama cewek cakep, hehehe.

"Testimonial"

Salah satu fitur lainnya yang membuat anak muda betah di Friendster adalah saling berkirim pesan di muka publik yang diberikan nama 'Testimonial'.

"Modifikasi Tampilan"

Dengan nama lain Customize looks. Kamu bisa memilih siapa saja teman-teman yang ditampilkan di halaman muka profil. Jadinya tuh dulu itu ada sedikit kebanggaan aja kalau kita masuk ke dalam daftar profil teman kita.

" Post shoutout sebagai tanda update status"

Pernah nulis status galau di shoutout fs? Shoutout ini akan terus di tampilkan sampai kita menghapus atau mengganti isi dari konten shoutout nya. Bisa jadi seperti memo ya.

"Random Nge-Add"

Kalau di Facebook biasanya kita hanya add teman-teman dekat saja. Tetapi kalau di Friendster, tidak kenal pun kita add, asalkan cantik khusus pengguna perempuan dan tampan bagi pengguna pria.

RIP Friendster

Mei 2011 jadi tahun terakhir media sosial yang pernah menghiasi kehidupan kita. Yup, perusahaan ini mengalihkan diri jadi situs permainan sosial dan menghapus semua akun jejaring sosial penggunanya.

Namun akun Friendster tidak akan dihapus dan pengguna masih bisa masuk log menggunakan surel dan sandi lama mereka. Mereka juga menyatakan bahwa daftar kontak (atau daftar teman) akan dipertahankan bersama informasi dasar pengguna.

Situs baru ini akan terfokus pada "hiburan dan kesenangan", dan tidak bertujuan untuk bersaing dengan Facebook, namun justru melengkapinya. Friendster memiliki lebih dari 8,2 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 1 juta pengunjung unik setiap bulannya; namun sejak situs ini menghapus semua konten dan menjadi situs permainan, jumlah ini turun menjadi 1,2 juta pengguna terdaftar saja.

Lebih dari 90 persen lalu lintas Friendster berasal dari Asia. Di Asia, pada 2008, Friendster memiliki pengunjung unik bulanan lebih banyak daripada jejaring sosial lain. Ada 10 negara teratas yang sering mengakses Friendster menurut Alexa pada 7 Mei 2009 adalah Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura, Pakistan, Uni Emirat Arab, Sudan, Korea Selatan, Bangladesh, dan India.

Komentar

Fresh