4 Alasan Kalau Nyerempet Mobil di Jalan | OPINI.id

Jakarta semakin semrawut dan ramai. Gak bisa dipungkiri kalau terkadang aksi senggol-senggolan di jalan kerap terjadi, terutama antara motor dengan mobil. Nah, ada alasan standar yang kerap digunain kalau peristiwa ini terjadi.

"Cuma Baret Kecil Doang Kok"

Daripada kena bogem mentah ataupun terlibat adu jotos mendingan pakai kalimat-kalimat sakti deh. Kalau yang diserempet udah emosi sama kita, tenang kamu jangan ikutan emosi.

Udah tau salah, gak usah ikutan nyolot. Jawab aja, "Cuma baret kecil kok,". Jawabannya memang terlihat menyepelekan, tapi kadang juga berhasil menenangkan orang yang diserempet mobilnya.

"Yaudah bang saya ganti"

Ini adalah alasan sekaligus bentuk jawaban yang paling disukai sama orang yang diserempet. Tapi ingat, kamu juga harus lihat-lihat jangan sampai kendaraannya gak rusak parah tapi kamu disuruh ganti ruginya gede banget.

"Memang bang saya salah"

Akui kesalahan kalau kamu memang salah dan gak sengaja menyenggol mobilnya. Jelaskan kenapa kamu sampai menyenggolnya, mungkin karena kamu mengantuk ataupun salah perhitungan.

Kalimat Maaf

Dari semua pin di atas, terakhir adalah kalimat minta maaf. Minta maaf adalah kalimat sakti peredam emosi. Setelahnya barulah kamu bernegosiasi dengan korbannya.

Komentar (2)

Fresh