Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#lifestyle

Pentingnya Menanam Tanaman yang Mampu Menyerap Polutan

Salah satu cara jitu hilangkan penat selama berada di rumah adalah dengan berkebun di pekarangan. Tapi ada baiknya menanam tanaman yang mampu menyerap polutan

KONTRIBUTOR OPINI  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Ya, bercocok tanam di pekarangan jadi tren baru di masa pandemi. Tapi sebenarnya, menanam pohon atau tanaman hias bukan cuma sekedar tren tapi bermanfaat juga untuk mengurangi polutan dan melestarikan lingkungan.

Lantaran, pohon dan tanaman hias adalah pabrik penghasil oksigen yang membersihkan udara, menyerap karbon dioksida, dan memasok oksigen bagi hewan dan manusia untuk bernapas. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ACS Environmental Science and Technology menyebutkan, tanaman hijau ternyata delapan kali lebih efektif untuk mengurangi polutan udara.

Selain berbagai jenis pohon yang mampu menyerap polutan, beberapa tanaman hias juga dapat direkomendasikan untuk elemen taman kota maupun elemen di dalam ruangan karena cukup toleran terhadap polutan.

Pohon dan tanaman hijau dapat meningkatkan kualitas udara di perkotaan dengan cara menghapus dua jenis polutan yaitu nitrogen dioksida (NO2) dan partikel mikroskopis udara (PM 2,5).

Bahkan penempatan rumput dan pepohonan hijau di area terbuka secara langsung dapat mengurangi konsentrasi nitrogen dioksida (NO2) sebanyak 40 persen dan material partikel mikroskopis udara sebesar 60 persen.

Jenis pohon yang mampu menyerap polutan

Pohon yang dapat menyerap polutan sangat tinggi adalah tanaman yang berdaun banyak dan diameter daunnya cukup lebar.

Beberapa jenis tanaman yang memiliki daya serap sangat tinggi terhadap karbondioksida (CO2) adalah trembesi (Samanea Saman/Rain Tree), beringin (Ficus benjamina), kopal (Trachylobium verrucosum), pingku (Dysoxylum excelsum), kenanga (Canangium odoratum).

Selain itu, ada juga pohon bungur (Lagerstroemia speciosa), segawe (Adenanthera pavonina), selasihan (Cinnamomum parthenoxylon), mahoni (Swietenia mahagoni), matoa (Pometia pinnata), kiara payung (Filicium decipiens), medang (Beilschmiedia roxburghiana).

HALAMAN SELANJUTNYA next page
Jenis tanaman dalam ruang

Jenis tanaman dalam ruangan

Polusi udara ada di mana-mana, baik di luar maupun di dalam ruangan. Untuk mengatasi polusi udara di dalam ruangan, ada beberapa tanaman yang bisa kamu tanam untuk membantu mengatasi polusi udara, diantaranya:

1. Hebras (Gerber Daisy – Gerbera Jamesonii)

Bunga herbras yang memiliki beragam warna ini mampu menyerap racun di dalam ruangan. Tanaman hias ini memiliki kemampuan menyerap racun seperti trichloroethylene yang biasanya muncul dari produk sabun cuci.

2. Spider plant (Chlorophytum comosum)

Tanaman ini dapat membuang zat karbon monoksida dan nitrogen dioksida yang ada di dalam ruangan. Dengan meletakkan tanaman ini dalam waktu 24 jam maka ruangan akan bebas dari zat-zat polutan. Tanaman pembersih udara ini mampu menyerap benzena, formaldehida, karbon monoksida, bahan kimia pada industri kulit, karet dan percetakan.

3. Aster Gerbera

Jika punya masalah insomnia atau sulit tidur, tak ada salahnya meletakkan bunga ini di area kamar. Tanaman hias ini selain mampu menghasilkan oksigen, sekaligus juga membantu para penderita gangguan pernafasan dapat tidur lebih baik karena tanaman ini dapat menyerap racun.

4. Dragon tree (Dracaena marginata)

Dragon tree adalah salah satu tanaman yang berasal dari genus tanaman hias daun dracaena. Tanaman hias jenis ini kemampuannya tidak diragukan lagi dalam hal menyerap racun pada udara yang disebabkan oleh bensin dan pernis.

5. Sirih gading (Epipremnum aureum)

Merupakan tanaman hias dalam ruangan yang mudah tumbuh dan mampu melawan racun. Tanaman ini mampu menghilangkan racun xylene, benzene, formaldehyde, dan trichlorethylene.

6. Lidah buaya (Aloe vera)

Lidah buaya atau yang dengan nama latinnya disebut Aloe vera. Selain bermanfaat untuk bahan baku industri kosmetik, farmasi maupun dijadikan makanan dan minuman sehat, aloe vera juga mampu menetralisir racun benzena, formaldehida (formalin), dan berbagai bahan kimia lainnya.

7. Lidah Mertua (Sansevieria)

Tanaman sansevieria mampu menyerap 107 polutan, seperti formaldehida, karbondioksida, kloroform, benzena, dan tri kotilen. Polutan tersebut diserap oleh lidah mertua, kemudian dikeluarkan dalam bentuk oksigen. Tanaman ini juga dapat mencegah sick building syndrome yaitu kondisi dimana ruangan penuh dengan nikotin, karbon dioksida, dan efek AC tentunya sangat merugikan kesehatan.

8. Bunga lily (Spathiphyllum)

Tanaman hias yang memiliki bunga berwarna putih ini bermanfaat pengurangan zat berbahaya, seperti kloroform, etanol, aseton.

9. Aglaonema Chinese Evergreens

Tanaman hias ini cocok ditempatkan di kamar mandi untuk menghilangkan formaldehyde (formalin) di udara, zat kimia pemicu kanker. Paling baik ditaruh di dekat shower atau pancuran mandi.

HALAMAN SELANJUTNYA next page
Jumlah tanaman dalam ruangan

Jumlah tanaman dalam ruangan

Hasil penelitian dan kerja sama yang dilakukan antara ilmuwan Universitas RMIT di Melbourne dengan Plant Life Balance menjelaskan jumlah tanaman yang mampu mempengaruhi kebersihan udara dalam suatu ruangan, yaitu:

Kemampuan Tanaman Membersihkan Udara Dalam Ruang 4x5 Meter
  • Satu tanaman akan memberikan sedikit kesejahteraan mental dan membersihkan 25 persen udara.
  • Lima tanaman akan memberikan 60 persen lebih banyak kesejahteraan mental dan membersihkan udara 75 persen.
  • Sepuluh tanaman akan memaksimalkan manfaat kesehatan dan kesejahteraannya.

Kemampuan Tanaman Membersihkan Udara Dalam Ruang 3x3 Meter
  • Satu tanaman menyediakan 45 persen udara bersih dan sedikit kesejahteraan mental.
  • Dua tanaman menyediakan hingga 75 persen udara bersih dan 50 persen lebih banyak kesejahteraan mental.
  • Lima tanaman dalam ruangan ukuran ruangan ini akan memberikan manfaat kesehatan dan kesejahteraan maksimum.

Kemampuan Tanaman Membersihkan Udara Dalam Ruang 8x8 Meter
  • Sekitar 16 tanaman menyediakan 75 persen udara bersih dan 60 persen kesejahteraan mental yang lebih besar.
  • Sekitar 32 tanaman akan mencapai manfaat maksimal.

Namun dari semua penjelasan ini, tetap saja harus diperhatikan, ukuran tanaman yang terbukti penting untuk kemampuannya meningkatkan kualitas udara ruangan.

Total banyaknya daun dan ukuran akar juga harus dipertimbangkan dalam memilih tanaman yang akan disimpan di dalam ruangan, jadi cari daun yang lebar atau ukuran sedang tapi berjumlah banyak dengan ukuran pot yang sedang atau besar.

Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation