Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#lifestyle

Gak Bisa Mudik Lebaran? Ini 8 Rekomendasi Kegiatan Murah Buat Anak Rantau

Rindu itu berat memang, tapi demi memutus rantai penyebaran virus Covid-19, artikel ini akan membahas kegiatan asyik meski tak mudik lebaran.

Edo Juvano  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Puasa dan lebaran tahun ini adalah kali kedua kita semua merayakannya di tengah kondisi pandemi. Tak jauh berbeda dengan tahun kemarin, pemerintah masih mengimbau masyarakat agar tidak mudik atau kembali ke kampung halamannya masing-masing. Rindu itu berat memang, tapi demi memutus rantai penyebaran virus Covid-19, artikel ini akan membahas kegiatan asyik meski tak mudik lebaran.

Masih sama dengan tahun lalu, umat muslim di Indonesia harus rela menahan rindu bertemu dengan sanak saudara di kampung halaman. Jangankan mudik, salat tarawih dan Id di masjid saja masih dibatasi. Jabat tangan, tatap muka, dan silaturahmi secara online lewat video call masih jadi andalan.

Kalau dipikir-pikir, libur Idulfitri yang dihabiskan di rumah aja tanpa berkunjung dan jalan-jalan ke tempat wisata bisa jadi boring banget. Tapi tenang aja, lo bisa #GaMudikDibikinAsik dengan beragam aktivitas seru yang bisa dilakuin khususnya buat para anak rantau yang tinggal jauh dari keluarga.

1. Bukber Virtual

Meski berbeda dengan bukber sebelum datangnya corona, bukber virtual bisa dibilang jadi salah satu cara paling ampuh tetap bersama walaupun terpisahkan oleh jarak.

Image source: Unsplash.
Image source: Unsplash.

Emang gak bisa dipungkiri sih, salah satu kegiatan yang udah jadi tradisi dan dinanti-nanti oleh umat muslim di Indonesia adalah bukber alias buka puasa bersama. Gimana enggak, momen bukber ini sering jadi ajang silaturahmi berformat reunian mulai dari teman SD, SMP, SMA, bimbel, tetangga kecil, dan lainnya dengan tujuan merekatkan hubungan sosial. Pokoknya jadi media penghubung dengan teman atau kolega yang udah lama tak kita jumpai.

Akan tetapi, dengan sifat manusia yang cepat beradaptasi serta dukungan teknologi yang mumpuni, konsep bukber virtual memaksa kita melakukannya ramai-ramai. Walau gak bisa bersalaman, seenggaknya rasa rindu akan gelak tawa dan kehangatan orang-orang tercinta bisa terobati seketika.

Buat anak muda, bukber virtual mungkin udah jadi hal biasa. Secara, anak muda terbiasa memakai aplikasi panggilan video hampir setiap hari, terlebih selama masa pandemi. Tapi mungkin butuh waktu yang lumayan lama dan ribet buat ngajak kedua orang tua buat bukber virtual. Tapi dengan niat dan usaha, memberi saran kepada mereka untuk bukber virtual gak cuma bisa untuk melepas rindu, namun juga menambah pengetahuan mereka akan teknologi yang kini semakin berkembang pesat.

2. Sahur Video Call

Yak, sebenarnya konsep sahur video call dengan bukber virtual hampir sama. Bedanya cuma di waktu video call. Kalau bukber ya pas jam buka puasa, kalau sahur ya pas jam santap sahur.

Image source: Unsplash.
Image source: Unsplash.

Sebenarnya, kedua hal ini sudah banyak dilakukan dari sebelum masa pandemi. Biasanya dilakukan oleh teman-teman kita yang memang merantau dan jauh dari orang tua. Meski berjauhan, agaknya sahur ditemani suara dan raut wajah orang-orang tercinta yang keluar dari gadget sedikit banyak bisa mengobati rasa rindu kita.

Bayangin aja deh kalau misalnya lo jauh dari keluarga karena harus tetap bekerja di tengah pandemi kayak gini. Tanpa kehadiran anggota keluarga, pasti sahur lo bakal terasa hambar, kenyangnya fisik doang, batinnya enggak. Tapi kalau misalnya dibarengi dengan video call dengan keluarga nan jauh di sana, sahur dengan mi instan dan air putih aja terasa luar biasa nikmat!

3. Kirim Bingkisan untuk yang Tersayang

Kirim-kiriman bingkisan menjelang Hari Raya Idul Fitri emang udah jadi tradisi di Indonesia. Gak cuma pas lebaran, perayaan hari-hari besar lain kayak Hari Natal juga biasanya identik sama saling kirim bingkisan, bisa berupa parcel atau hampers. Kiriman ini bisa lo kirim buat keluarga, kerabat, rekan kerja, gebetan, pacar, orang tua gebetan/pacar, atau yang orang-orang terkasih lainnya dah.

Lagian, bentuk dari parcel atau hampers sekarang ini udah unik-unik. Biasanya sih berisi makanan kayak kue kering atau camilan lainnya. Isinya dikemas dengan cantik menggunakan pita dan kartu ucapan yang bisa lo request sendiri desainnya. Dan kalo lo mau berkreasi dan bikin bingkisan buatan sendiri juga bisa!

Image source: Unsplash.
Image source: Unsplash.

Tapi sebelumnya, kalian pada tau gak bedanya parcel sama hampers?

Pada dasarnya, parcel adalah paket yang udah dibungkus kertas dengan rapi. Parcel berasal dari bahasa Inggris yang diserap ke bahasa Indonesia, yang secara harfiah memiliki arti barang yang akan dikirim. Jenisnya macam-macam dan gak cuma makanan, tapi bisa juga berupa barang mentah, dokumen, atau produk jadi lainnya. Pokoknya segala paket yang terbungkus dengan rapi itu disebutnya parcel.

Nah, kalau hampers ini artinya adalah hadiah atau bingkisan yang biasanya dikemas dalam keranjang. Hampers juga berasal dari bahasa Inggris nih, artinya keranjang untuk membawa makanan maupun barang. Hampers biasanya bersifat lebih personal karena dianggap sebagai tradisi untuk dikirimkan pada hari raya. Hampers dilengkapi dengan kartu ucapan dari pengirim dan ditata dengan eksklusif, unik, dan klasik.

4. Ganti Suasana dengan Dekor Kekinian

Masa pandemi dimanfaatkan oleh beberapa orang buat berkegiatan secara positif dan produktif. Salah satu kegiatan yang banyak dilakukan orang-orang adalah mendekorasi kediamannya dengan kreatif. Gak heran, penjualan di sektor furnitur jadi salah satu komoditas yang paling laku selama pandemi.

Kegiatan mendekorasi ruangan menjelma menjadi tren selama pandemi Covid-19. Dilansir dari berbagai sumber, banyak penjual furnitur ruangan yang ngaku kebanjiran orderan dan sukses mengantongi omzet yang lebih besar dari biasanya.

Image source: Unsplash.
Image source: Unsplash.

Biasanya transaksi selama pandemi ini dilakukan lewat transaksi online. Dekorasi ruangan diduga jadi tren karena masyarakat lebih banyak ngabisin waktunya di rumah, jadi mereka berkeinginan untuk menata ulang kamar atau rumah mereka biar gak bosen sekaligus ngasih kesan yang berbeda di lingkungan terkecil mereka.

Dekorasi yang dilakukan bisa berbentuk penggantian elemen interior yang bersifat dekoratif, kayak penggantian karpet, lukisan, wallpaper, vas bunga, sampai dengan sprei kasur dan sarung bantal guling. Selain penggantian elemen interior tersebut, tidak tertutup kemungkinan untuk menambahkan elemen dekoratif dengan menggunakan barang-barang yang emang udah ada di rumah, tinggal pakai kreativitas aja dalam menatanya.

5. Kreatif Berbagi Kebaikan

Gak cuma pas pandemi, sebelumnya dari dulu bulan Ramadan memang jadi waktu yang tepat buat berbagi kebaikan terhadap sesama. Selain bisa mendapatkan pahala, berbagi kebaikan juga bisa jadi kegiatan yang bikin lo gak bosen di rumah aja selama masa pandemi.

Image source: Unsplash.
Image source: Unsplash.

Tapi, karena kita gak dianjurkan buat ketemu orang secara langsung dan berkerumun, mengunjungi keramaian untuk berbagi agaknya sulit buat dilakukan. Oleh karena itu, lagi-lagi kreativitas kita dituntut dalam mengakali bagaimana cara berbagi kebaikan dengan cara yang kreatif.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menggalang dana secara virtual. Saat ini udah banyak situs penggalangan dana yang tersebar di internet dan gampang diakses oleh berbagai kalangan. Di situ, kalian bisa manfaatin buat galang dana, contohnya untuk panti asuhan atau kelompok-kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan materi.

HALAMAN SELANJUTNYA next page
Coba resep makanan....

6. Coba Resep Masakan Lebaran Andalan Keluarga

Kalau lo lagi merantau dan jauh dari keluarga, lebaran pasti beda banget dibandingkan saat lo lebaran di rumah bersama mereka. Salah satu yang jadi perbedaannya mungkin adalah: Gak ada yang masakin lo opor ayam dan ketupat sayur yang biasanya lo santap abis bubaran salat Id.

Nah, momen jauh dari keluarga bisa lo manfaatin dengan belajar masak sendiri di kontrakan, di kosan, atau di mana pun lo berada saat jauh dari sanak famili.

Image source: Unsplash.
Image source: Unsplash.

Resepnya bisa lo dapetin dengan cara nanya langsung melalui aplikasi pesan instan ke keluarga yang ada di rumah. Kalau udah dikasih resepnya tapi lo masih bingung gimana cara masaknya karena lo gak terbiasa masak, lo bisa manfaatin aplikasi video call buat minta tutorial memasak langsung dari keluarga di rumah.

Atau kalau emang bisa masak sendiri, lo bisa cari resep masakan ala lebaran langsung dari situs pencarian kayak Google dan pamerin ke keluarga di rumah kalau masakan lo udah jadi.

7. Lebaran Online

Siasati larangan mudik, lebaran online muncul jadi solusi. Hal pertama yang bisa lo lakuin adalah ngirim kartu ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada sanak saudara. Tapi jangan “Sebening embun seputih kapas” lagi dong. Cari yang lebih kreatif lagi, ah.

Nah, ucapan itu bisa lo kirim dengan manfaatin platform aplikasi pesan teks kayak WhatsApp, Line, Telegram, dan lainnya yang lo dan keluarga lo pakai. Atau lo juga bisa ngirim lewat direct message (DM) di media sosial kayak Facebook, Twitter, dan Instagram.

Image source: Unsplash.
Image source: Unsplash.

Buat yang udah kerja, pasti lo tau kan cara buat makin dicintai oleh saudara-saudara kalian yang masih kecil apa? Yak, bagi-bagi Tunjangan Hari Raya (THR).

Ngomongin soal lebaran emang identik dan gak bisa dipisahin sama keberadaan THR. Tapi sayangnya, pemberian hadiah atau kado pada hari lebaran gak bisa dilakukan secara langsung. Tapi hal itu jangan lo jadiin alasan buat gak berbagi kebaikan di Hari Raya. Lo tetep bisa bagi-bagi THR lewat berbagai aplikasi dompet digital yang udah banyak digunakan buat transaksi dan bisa diakses dengan mudah.

8. Santai di Rumah Sambil Wisata Virtual

Tahun kedua pandemi udah nyeret banyak hal ke ruang digital. Pembatasan dan pelarangan perjalanan jadi salah satu faktor yang bikin destinasi baru dalam industri pariwisata, yakni wisata virtual.

Wisata virtual lahir dengan istilah virtual tourism, yang menggabungkan pariwisata konvensional dengan gagasan teknologi virtual reality (VR). Intinya, pariwisata virtual bisa memfasilitasi pengalaman wisata lo tanpa harus bepergian berkat bantuan teknologi digital.

Image source: Unsplash.
Image source: Unsplash.

Sebenarnya, wisata virtual bukan hal baru karena udah ada sejak lama. Cuma aja belakangan jadi berkembang pesat karena situasi pandemi yang memaksa kita buat menjaga jarak antar sesama. Dalam industri pariwisata, VR awalnya digunakan sebagai perangkat promosi untuk memikat wisatawan dan membawa pelanggan baru.

Eh gak disangka-sangka, pandemi bikin cara baru berwisata ini berkembang jadi sarana buat ningkatin pengalaman baru turis dalam berwisata. Hingga saat ini, wisata virtual yang memanfaatkan teknologi VR beranjak ke fase lebih tinggi lagi dengan menggantikan tur fisik sebagai akibat dari pembatasan sosial dan karantina wilayah di berbagai belahan dunia.

Itu dia tadi 8 pilihan rekomendasi kegiatan murah meriah yang bisa lo lakuin di rumah aja tanpa kemana-mana. Rekomendasi ini gak cuma bisa dilakuin buat para anak rantau yang jauh dari keluarga, tapi bisa juga buat lo yang emang belum berkesempatan bertemu dengan sanak saudara di momen lebaran tahun ini. Jadi meskipun di rumah aja, lo bisa #GaMudikDibikinAsik dengan 8 rekomendasi kegiatan yang udah disebutin di atas!

Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation