Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#lifestyle

Bolehkah Minum Kopi Saat Sahur? Ini Waktu Terbaik Minum Kopi di Bulan Puasa

Selain enak, kopi juga bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi. Tapi bolehkah minum kopi saat sahur?

Edo Juvano  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Kopi adalah minuman mengandung kafein yang jadi favorit bahkan gaya hidup banyak orang. Meningkatnya penikmat kopi di Indonesia juga berbanding lurus dengan jumlah kedai kopi yang saat ini menjamur di berbagai tempat. Selain enak, kopi juga bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi. Tapi bolehkah minum kopi saat sahur?

Photo by Danielle MacInnes on Unsplash
Photo by Danielle MacInnes on Unsplash

Dilansir dari laman Health Line, minum kopi saat sahur bisa memberi efek “diuresis”, yakni kondisi peningkatan produksi urin. Dengan banyaknya urin yang dikeluarkan, meminum kopi justru dapat menyebabkan dehidrasi. Oleh karena itu, sangat tidak dianjurkan minum kopi saat sahur.

Tapi buat yang terbiasa minum kopi, gak masalah kok tetap mengonsumsinya selama bulan Ramadan, asal jumlahnya dikurangi. Selain itu, kalau kalian gak tahan mau minum kopi di bulan puasa, ada baiknya minum di saat-saat yang tepat berikut ini.

Jangan Minum Kopi Saat Sahur

Hal yang perlu kalian perhatikan saat mengonsumsi kopi adalah waktu meminumnya. Setiap orang mungkin punya waktunya masing-masing dalam mengonsumsi kopi. Pada bulan Ramadan, sebagian besar orang cenderung mengonsumsi kopi pada malam hari usai berbuka puasa atau setelah tarawih. Sebagian lainnya mengonsumsinya saat sahur.

Seperti yang telah disinggung dalam paragraf awal, mengonsumsi kopi saat sahur akan membuat tubuh menjadi cepat dehidrasi karena kandungan kafein dalam kopi menguras cairan tubuh.

Photo by SnapbyThree MY on Unsplash
Photo by SnapbyThree MY on Unsplash

Efek lain yang terjadi jika mengonsumsi kopi di waktu sahur adalah terganggunya sistem pencernaan. Hal ini karena kopi meningkatkan asam klorida dan cairan lambung untuk menghancurkan makanan dalam perut.

Dilansir dari laman Detik, ketika baru bangun tidur untuk sahur, perut dalam keadaan kosong. Pada saat itulah tubuh memproduksi hormon kortisol yang berfungsi menambah energi dan membuat fokus dalam melakukan aktivitas.Tapi hormon ini gak bertahan lama.

Kondisi perut kosong bisa jadi bahaya ketika minum kopi, yakni merusak bagian dalam perut yang bisa berakibat maag. Apalagi bagi seseorang yang menderita peradangan lambung atau gastritis.

Waktu Tepat Minum Kopi di Bulan Puasa

Penting buat kalian pencinta kopi buat tau kapan waktu terbaik minum kopi di bulan puasa. Kalau kalian menghiraukan hal ini, risiko penyakit pada lambung akan semakin besar.

Dilansir dari laman Hellosehat, seseorang yang biasa minum kopi terus tiba-tiba gak minum bakal menimbulkan bahaya seperti sakit kepala atau tubuh lemas kekurangan energi. Artinya, gak gampang buat penikmat kopi untuk berhenti minum kopi selama satu bulan.

Untuk menyiasatinya, kalian bisa mengonsumsi kopi setelah berbuka puasa. Mengapa demikian?

Waktu yang tepat untuk minum kopi di bulan puasa adalah satu hingga dua jam setelah berbuka puasa. Pasalnya, di waktu tersebut lambung cenderung lebih siap menerima asupan kopi karena sudah terisi makanan dengan waktu jeda. Sehingga saat minum kopi gak akan ada peningkatan asam lambung.

Selain itu, mengonsumsi kopi sangat tidak dianjurkan saat larut malam. Kopi tidak sama dengan snack. Jika mengonsumsi kopi di atas jam 8 malam, berpotensi gangguan jam tidur akan meningkat. Jika saat hari biasa kopi dapat dikonsumsi sebanyak 2-3 cangkir, untuk di bulan puasa secangkir kopi saja sudah cukup.

Selain memilih waktu terbaik minum kopi, hal lain yang bisa dilakukan untuk tetap bisa minum kopi tanpa mengganggu jadwal puasa dan kesehatan tubuh adalah dengan meminum air mineral agar tidak dehidrasi.

Add comment
Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation