Opini.id
Pop Culture
Human Interest
Media
#ekonomi

GoTo Terbentuk, Apakah Belanja di Tokopedia yang Antar Gojek?

Merger Tokopedia X Gojek buat industri teknologi Indonesia makin besar di kancah internasional. Grup GoTo akan perluas model bisnis yang beragam.

Reza Rizaldy  |  
Lonjakan Kasus Covid-19 Naik Saat Libur Panjang. Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Merger antara Tokopedia X Gojek resmi dikenalkan ke publik. Induk perusahaan GoTo siap mengguncang industri teknologi dunia. Tapi masih banyak yang bingung produk apa yang mereka tawarkan kepada konsumen? Apakah sebatas belanja online di Tokopedia terus yang mengantarkan abang-abang Gojek?

GoTo akan menjadi perusahaan induk yang membawahi marketplace Tokopedia dan ride hailing Gojek. Mereka akan membentuk ekosistem industri digital yang unik dan saling melengkapi secara global. Fokus bisnis akan kombinasikan layanan e-commerce, pengiriman barang dan makanan, transportasi serta keuangan. Ini jadi kolaborasi terbesar perusahaan teknologi di Indonesia yang telah menyumbang 2% PDB negara.

Dengan tagline ‘Go Far Go Together siap memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga kalian. “Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah dengan dibentuknya Grup GoTo serta menandai fase pertumbuhan selanjutnya bagi Gojek, Tokopedia dan GoTo Financial,” ungkap CEO GoTo Andre Soelistyo dalam keterangan pers yang diterima Opini.

Tentu saja konsumen makin dimanjakan dengan pilihan layanan yang beragam dari GoTo.

Ekosistem Merger Tokopedia dan Gojek (GoTo)
Ekosistem Merger Tokopedia dan Gojek (GoTo)

GoTo Financial, Perusahaan Baru yang Urus Pembayaran Digital

Produk dari masing-masing startup sejauh ini belum ada yang berubah. Bisnis mereka akan saling support dengan menguatkan belanja online dan layanan antar barang. Pengiriman barang layanan same day e-commerce delivery akan jadi SOP baru antara Gojek dan Tokopedia. Serta menguatkan layanan lain seperti Goplay, GoGames, Tokopedia Wedding dan lainnya.

Gak hanya itu, grup GoTo juga menghadirkan anak perusahaan baru GoTo Financial. Andre Soelistyo menjadi pimpinan langsung layanan keuangan yang menjadi solusi bisnis mitra usaha dan konsumen. Konsumen akan semakin mudah menggunakan pembayaran digital di grup GoTo.

GoTo Financial terdiri dari GoPay, Paylater, GoSure (Asuransi), GoInvestasi, dan GoStore. Selain itu ada teknologi pendukung keuangan seperti Moka, Selly, Midtrans dan Gobiz Plus. Startup keuangan ini sudah bekerja sama dengan 20 bank dan institusi keuangan lain.

Jadi, layanan keuangan di GoTo Financial gak bodong karena sudah mengikuti aturan main keuangan. “Hadirnya GoTo Financial juga akan memungkinkan kami semakin mendorong inklusi keuangan di Indonesia dan Asia Tenggara,” ungkap Andre.

Perusahaan induk GoTo, gabungan antara Gojek dan Tokopedia
Perusahaan induk GoTo, gabungan antara Gojek dan Tokopedia

Keuntungan Buat Konsumen dan Indonesia

Pembentukan GoTo sebagai induk perusahaan startup terbesar di Indonesia akan membawa banyak keuntungan bagi konsumen. CEO Tokopedia, William Tanuwijaya mengungkapkan kesempatan UMKM mengembangkan bisnisnya akan semakin terbuka. Sekaligus berdampak pada konsumsi rumah tangga masyarakat.

“Grup GoTo akan memberikan kemudahan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk memperoleh akses terhadap produk dan layanan berkualitas, kapanpun dan dimanapun,” kata William.

Negara juga semakin terbantu dengan adanya merger Tokopedia dan Gojek. Model bisnis perusahaan rintisan akan semakin stabil dan berkelanjutan. Karena berasal dari Gojek yang banyak digunakan masyarakat dan Tokopedia sebagai e-commerce dengan nilai transaksi tinggi.

“Kedepannya, Grup GoTo akan berkontribusi lebih dari 2% kepada total PDB Indonesia dan akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja serta peluang penghasilan seiring dengan berkembangnya bisnis kami dan bertumbuhnya ekonomi,” ungkap Presiden GoTo, Patrick Cao.

Saat ini penggabungan Tokopedia dan Gojek menghasilkan nilai valuasi GoTo mencapai 18 miliar dollar AS atau sekitar Rp257 triliun. Ke depannya grup menargetkan valuasi hingga Rp500 triliun. Dengan valuasi sebesar itu langkah GoTo melantai bursa makin dinanti para investor.

Mau menayangkan konten kami? Cek  
Panduan Republikasi
Recommendation