Minyak Bekas Jadi Karbol | Opini.id
Next Video

Minyak Bekas Jadi Karbol

Berawal dari tugas praktikum kuliah, mahasiwa Universitas Banten Jaya (Unbaja) mengubah limbah minyak jelantah jadi karbol ramah lingkungan. Produk ini, kemudian dijual di Kota Serang bahkan ke luar kota.

Inovasi ini bermula dari 5 mahasiswa jurusan Tekhnik Lingkungan Unbaja. Dibimbing oleh dosen, mereka diminta melakukan riset pembuatan karbol dari limbah tapi tidak menimbulkan bahaya.

Dari situ, lima mahasiwa yaitu Irfan Alfandiana, Ita Solihati, Indra Aviatna, Popo Kusmayanti, dan Ahlan Badra memanfaatan minyak goreng bekas. Mereka melakukan riset memanfaatkan buah mengkudu, kulit jeruk untuk dijadikan karbol. Hasilnya, terciptalah Karboling atau Karbol Lingkungan yang sehat dan ramah lingkungan.

Fitriyah yang juga dosen pembimbing ini meminta mahasiswa agar berinovasi memanfaatkan limbah. Pilihannya tertuju ke minyak bekas yang sering dibuang sembarangan oleh ibu rumah tangga. Campuran buah mengkudu katanya dipilih karena buah ini melimpah di Serang dan jarang dimanfaatkan. Selain itu, buah ini memberi fungsi penjernihan pada minyak bekas yang sudah berwarna hitam.

Sebagai bahan tambahan, kemudian mereka mencampurkan kulit jeruk agar keluar aroma wangi. Semua bahan Karboling dibuat dari bahan yang ramah terhadap lingkungan.

Karbol ini menurutnya resmi jadi produk mahasiswa Unbaja. Pihak kampus kemudian membuat tim agar Karboling bisa digunakan secara massal. Mereka mempercantik kemasan dan dipasarkan secara online.

Hasilnya, Karboling yang perbungkusnya dijual Rp 7000, jadi laku terjual di lingkungan internal kampus. Jaringan keluarga mahasiswa, bahkan ada permintaan penjualan di daerah Cirebon.

Karboling ini juga katanya jadi produk yang akan dipamerkan di pekan kreativitas mahasiswa se Banten. Harapannya, produk ini jadi jadi juara dan jadi karbol alternatif yang tidak berbahaya dan ramah lingkungan.

Komentar
Fresh