Paras Cleopatra Ternyata Tak Secantik Seperti Dalam Film | OPINI.id
Paras Cleopatra Ternyata Tak Secantik Seperti Dalam Film

Dua jenderal paling berkuasa di kerajaan Romawi, Julius Caesar dan Markus Antonius, takluk pada Cleopatra. Ia menjadi legenda, menginspirasi ditulisnya buku, drama, dan puluhan opera. Begitu banyak orang merasa mengenal sosok Cleopatra, tanpa benar-benar mengetahui siapa dan bagaimana sosok ratu Mesir ini sebenarnya.

Cleopatra sebenarnya bukanlah orang Mesir. Ia keturunan dinasti Ptolemy yang berasal dari Macedonia. Dinasti Ptolemy berkuasa di Mesir selama tiga abad setelah penaklukan Mesir oleh Alexander The Great. Cleopatra adalah pharaoh Ptolemy pertama yang mempelajari bahasa Mesir. Ia juga pharaoh terakhir Mesir, karena setelah kematiannya, Mesir menjadi salah satu provinsi dalam kerajaan Romawi. 

Cleopatra rupanya tidak memiliki wajah cantik bagai aktris Hollywood seperti yang kita kira selama ini. Sosok asli Cleopatra jauh dari yang diperankan oleh Elizabeth Taylor dalam film Anthony and Cleopatra, yang dibuat tahun 1963. Hal ini terbukti dari uang koin yang digunakan selama masa pemerintahan Cleopatra kala itu. 

Dalam satu set uang koin perak yang dibuat pada tahun 32 SM digambarkan kalau Cleopatra berleher besar dan panjang, dengan hidung bengkok. Ciri khas ini semakin ditonjolkan dalam koin-koin yang diluncurkan belakangan. Bahkan, dari beberapa sumber Cleopatra juga tidak terlalu tinggi, yaitu hanya 1,5 meter saja.

Ahli sejarah kuno asal Yunani, Plutarch, menyebutkan bahwa Cleopatra sebenarnya tidak terlalu cantik. Kecantikannya sendiri, bukanlah jenis yang langsung memikat orang-orang yang melihatnya, tetapi dia luar biasa berwibawa, cerdas dan ada daya tarik dalam kepribadian serta cara bicaranya yang elegan. 

Rekonstruksi wajah Cleopatra berdasarkan dokumen sejarah 

Namun apapun kekurangan fisik yang dimiliki Cleopatra, dapat ditutupi secara melimpah oleh kecerdasannya. Sebagai Ratu Mesir ia mengusahakan apa yang menjadi tanggung jawabnya. Semua tokoh yang bertemu dengannya selalu memuji kecerdasannya dalam berkomunikasi dan memahami seluk beluk kenegarawanan termasuk politik antarkerajaan.

Apabila kebanyakan wanita hanya berpikiran tentang keluarga, ribet dengan derajat kebangsawanan ataupun sosialita kelas atas, seorang Cleopatra mampu berbicara tentang kenaikan harga gandum di Mesir dan efeknya terhadap perekonomian Mediterania.

Lukisan wajah Cleopatra dengan rambut merahnya dan hiasan diadem kerajaan bertahta batu permata

Cleopatra mampu melakukannya bukanlah dengan daya tarik seksual, bukan karena wajah cantik dan kekayaan, bukan pula dengan cara jadi penjilat atau licik, tetapi ia sanggup berjuang demi rakyatnya dengan kecerdasan yang luar biasa.

Begitu juga dengan keahliannya dalam berbahasa, disebutkan bahwa Cleopatra jarang membutuhkan penerjemah karena ia menguasai 9 bahasa termasuk Arabic, Ethiopic, Parthian, bahkan Hebrew atau Aramaic.

Jadi, buat para wanita yang tidak beruntung dikaruniai tubuh semampai, kulit putih cemerlang, dan wajah cantik bersinar bagai bulan purnama, tak usah risau. Tirulah Cleopatra. Jadilah perempuan yang cerdas, bijaksana, dan memiliki keagungan pribadi yang tumbuh dari dalam jiwa.

Apa kamu tahu jika Cleopatra tak cantik secara fisik tapi cerdas secara intelektual?
Tahu
Baru tau sekarang
Ga tahu
3491 votes

Komentar (5)

Fresh