Oh Gini Cara Pembuat Hoax Kontainer Beraksi | OPINI.id
Oh Gini Cara Pembuat Hoax Kontainer Beraksi

Tangkap satu tumbuh seribu, semangat pak polisi!!! Itulah gerombolan penjahat hoaks. Di Indonesia, hoaks seakan tidak ada matinya. Meskipun ada gerakan anti hoaks dan sebagainya, namun kerap tumbuh seperti penyakit.

Baru-baru ini ramai lagi, dan lagi seperti biasa kubu Jokowi kerap jadi korban. Mereka dikabarkan mendatangkan 7 kontainer yang berisikan surat suara tercoblos dan berada di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Tanpa cek dan ricek, berita ini tersebar luas. Bahkan beberapa diantara netizen yang kontra Jokowi mengupdate statusnya di media sosial seperti,"Asik nih udah sibuk coblos aja padahal belum," jelas salah satu akun medsos di facebook.

Usut punya usut, kabar burung ini datang dari kicauan Wakil Sekretaris Demokrat yaitu Andi Arief. Meskipun beliau berkilah gak nyebarin hoax dan hanya minta pengecekan, tapi tetap saja bikin gaduh seluruh Republik Indonesia. Nah, akhirnya nih penyidik Direktrorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri udah menangkap nih pembuat dan penyebar hoaks itu. Menurut Kasubdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri yakni Kombes (Pol) Dani Kustoni.

Pelau berinisial BBP dan modus yang dilakukannya adalah mengunggah baik berupa tulisan maupun rekaman audio suaranya soal 7 kontainer yang berisi surat suara yang telah tercoblos di beberapa platform, di antaranya melalui Whatsapp Group dan media sosial.BBP buat rekaman untuk meyakinkan seolah-olah ada tujuh kontainer surat suara yang udah dicoblos buat pasangan capres dan cawapres 01 yaitu Jokowi-Ma'ruf Amin. Udah denger belum rekamannya? Cekidot nih guys...

https://www.youtube.com/watch?v=YW8kwnbtAdM

Sebelum ditangkap, pelaku dikabarkan berusaha menghilangkan barang bukti yaitu dengan cara membuang ponselnya dan cabut melarikan diri. Tapi, sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga! Pelaku ditemukan dan ditangkap di wilayah Sragen.

Selain BBP, ada juga tiga tersangka penyebar konten hoaks itu ditangkap, mereka adalah LS,HY, dan J yang berada di lokasi terpisah mulai dari Balikpapan,Kalimantan Timur, sampai Bogor Jawa Barat dan Brebes Jawa Tengah. Kok gak ada wasekjen Demokrat ya? Eh dia kan gak nyebarin hoax, cuma bertanya, hehehe... Seperti diketahui, hoaks ini beredar melalui sejumlah platform seperti youtube dan whatsapp.

Kamu ikutan nyebarin hoaks kontainer ini juga gak? Awas kena hukuman loh nyebarin berita bohong!
Nyebarin karena gak tahu
Gak pernah sebar hoaks
208 votes

Komentar

Fresh