Yuk, Teropong Kebutuhan Investasi Kamu | OPINI.id
Yuk, Teropong Kebutuhan Investasi Kamu

Sebelum melakukan investasi, kita sebagai investor sebaiknya mengerti dan memahami kebutuhan dalam berinvestasi sehingga dapat menentukan pilihan investasi mana yang cocok dengan kebutuhan investasinya. Di bawah ini tips untuk mengenali kebutuhan kita sebagai investor.

1. Kenalilah Profil Risiko

Baca juga:

    Sebelum berinvestasi, kita harus mengetahui profil risiko investasi. Tanya kepada diri kamu sendiri, seberapa banyak kamu akan berinvestasi dan seberapa besar kemungkinan kehilangan yang akan diterima dari instrumen yang diinvestasikan. Ingat kata-kata “High risk, high profit”. Jika kamu menginginkan keuntungan yang besar, kamu harus bersiap juga dengan risiko besar yang harus ditanggung.

    2. Tentukan Tujuan Keuangan

    Kamu pastinya memiliki alasan dan tujuan dalam melakukan investasi, salah satunya jika memilih investasi reksa dana. Jadi, tentukan lah tujuan investasi kamu apakah untuk kebutuhan jangka panjang seperti pensiun, untuk keperluan pendidikan anak-anak atau jangka pendek, contohnya untuk keperluan liburan bersama keluarga. Tujuan investasi akan menuntun kamu dalam menentukan pilihan jenis reksa dana yang akan dipilih.

    3. Tentukan Jangka Waktu Investasi


    Kamu sebaiknya menentukan jangka waktu yang tepat untuk investasi yang dipilih. Contohnya, jika kamu membutuhkan dana dalam waktu 1 tahun, jangan berinvestasi pada instrumen yang berisiko tinggi karena kamu membutuhkan likuiditas dana. Oleh sebab itu, pilih lah reksa dana pasar uang. Sebaliknya, jika kamu memiliki jangka waktu investasi yang panjang, kamu dapat memilih instrumen investasi yang lebih agresif seperti reksa dana saham.

    4. Pilih Jenis Reksa Dana yang Akan Diinvestasikan

    Banyak pilihan reksa dana yang bisa kamu pilih, seperti Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Campuran dan Reksa Dana Saham. Ketiganya dibedakan dengan tingkat risiko dan instrumen investasi yang terdapat di dalamnya. Untuk reksa dana yang risikonya paling kecil yaitu Reksa Dana Pasar Uang untuk investasi jangka pendek. Diikuti dengan Reksa Dana Campuran untuk investasi jangka menengah dan Reksa Dana Saham untuk investasi jangka panjang karena instrumennya paling berisiko dibanding kedua reksa dana sebelumnya. Jika ingin memulai berinvestasi reksa dana, namun belum bisa menerima risiko investasi yang terlalu besar, kamu dapat memilih Reksa Dana Premier Pasar Uang II melalui IPOTPAY, karena underlying dari reksa dana ini adalah deposito dan obligasi yang tenornya di bawah satu tahun. Hanya dengan minimal 100 ribu rupiah, kamu bisa mulai berinvestasi pada instrumen reksa dana dengan risiko rendah, namun dapat memberikan imbal hasil sampai dengan 7% nett per tahun.

    Komentar

    Fresh