Hiu Yang Aneh Tapi Unik | OPINI.id

Banyak cerita menakutkan tentang hiu karena keganasannya. Padahal tak semua spesies hiu itu bisa membunuh. Tak hanya itu, ternyata dari sekian banyak jumlah spesies hiu di dunia, ada juga yang memiliki penampilan cukup 'aneh' Yuk kita simak bareng-bareng --->

Sekilas Tentang Ikan Hiu

Hiu adalah satu dari banyaknya jenis ikan di dunia yang memiliki tulang rawan. Hiu sendiri dapat diklasifikasikan dalam kelas Chondrichthyes dan sub-kelas Elasmobranchii. Di seluruh lautan dunia, tercatat ada sekitar 440 spesies hiu. Ukurannya ada yang kecil seperti hiu lanter shark kurcaci (Etmopterus perryi), hiu laut ini hanya memiliki panjang 17 cm saja. Hingga hiu paus (Rhincodon typus), dengan panjang bisa mencapai 12 meter. Hiu ini hanya dapat ditemukan di kedalaman hingga 2.000 m. Hiu sebenarnya memiliki peranan penting dalam rantai makanan di lautan dan untuk menjaga ekosistem. Studi menunjukkan, populasi hiu dapat memberikan efek terhadap populasi rumput laut dan hewan lain yang hidup di sekitarnya.

1. Hiu Mulut Besar

Hiu mulut besar dikenal juga dengan sebutan Megachasma pelagiosatau atau Megamouth Shark. Sebutan Hiu mulut besar ini dikarenakan ikan hiu ini memiliki ukuran mulut yang cukup besar. Hiu jenis ini hidup di perairan dalam dan sangat jarang dijumpai di lepas pantai. Megamouth Shark diperkirakan dapat bertahan hidup secara alami hingga 100 tahun dan mencapai panjang maksimal enam meter.

2. Hiu Pemotong Kue

Kalau baca namanya pasti terkesan lucu, tapi jangan salah Cookie Cutter Shark atau Hiu Pemotong Kue ini meski panjang tubuhnya hanya sekitar 50 cm saja, ia memiliki gigitan yang sangat tajam. Hiu ini bahkan bisa merebut makanan dari hiu lainnya, termasuk dari hiu putih yang besarnya berkali lipat dari tubuhnya. Hiu ini juga dikenal sering menggigit kabel bawah laut dan bahan lain yang digunakan kapal selam hingga berlubang bahkan putus.

3. Hiu Berjumbai

Hiu berjumbai merupakan salah satu ikan prasejarah yang aneh dan unik. Mereka lebih terlihat seperti ular atau belut dibandingkan seekor hiu. Ikan hiu aneh ini mempunyai nama latin Chlamydoselachus Anguineus atau disebut juga Frilled Shark dan memiliki panjang 2 meter. Spesies ini ditemukan hingga kedalaman 1.570 meter, sedangkan di Teluk Suruga Negara Jepang, hiu ini paling umum berada pada kedalaman 50-200 meter. Hiu ini berenang secara menggelombang dan menangkap mangsanya dengan menekuk tubuhnya dan melompat secara tiba-tiba.

4. Hiu Karpet Wobbegong

Hiu karpet wobbegong (Orectolobus maculatus) adalah hiu pendiam sekaligus lamban. Julukan hiu karpet didapat karena motif kulitnya yang menyerupai karpet. Ia tidak berburu mangsa. Ikan aneh dan unik ini justru menyamar di dasar laut hingga mangsa datang kehadapannya. Panjangnya bisa mencapai 1,5 meter. Wobbegong hidup di sekitar karang dan goa di dasar Samudera Pasifik, Samudera Hindia, Australia, Jepang, dan Indonesia.

5. Hiu Rubah Laut

Hiu rubah laut disebut juga Common Thresher shark atau Hiu Thresher (Alopias vulpinus) terdiri dari empat spesies yang keempatnya ditandai dengan ekor pada sirip atas yang panjangnya mencapai 50 persen dari total panjang keseluruhan tubuhnya. Hiu ini merupakan perenang yang kuat dan dapat melompat di atas permukaan air. Panjang maksium untuk spesies ini adalah 6,1 meter namun umummnya berkisar antara 2-5 meter. Hiu ini bisa ditemukan di area pesisir di kedalaman 500 meter di bawah permukaan laut. Terutama di Samudera Pasifik maupun Atlantik bagian utara.

6. Hiu Gergaji

Hiu Gergaji atau Saw Shark (Pristis microdon) memiliki moncong panjang mirip mata pisau yang dilengkapi serangkaian gigi layaknya gergaji bermata dua. Hiu jenis ini merupakan pemakan berbagai jenis ikan dan penjelajah lautan. Meski memiliki penampilan yang aneh dan terkesan garang tapi hiu ini tidak berbahaya bagi manusia (tidak buas). Hidup di dasar perairan berlumpur pada kedalaman 40 meter dan perairan payau. Daerah persebarannya di seluruh perairan pantai Indonesia dan Indo-Pasifik.

7. Hiu Martil

Hiu Martil atau Hiu Kepala Martil (Spyrna lewini) atau Scalloped Hammerhead Shark, memiliki tampilan yang unik, dimana bentuk kepalanya seperti martil atau palu dengan mata dan lubang hidung di ujung kepala. Ternyata bentuk kepala yang unik ini membuat hiu martil mampu bermanuver di air dengan akurasi tinggi. Tak hanya itu, mereka mampu mencium dengan jangkauan lebih luas sehingga meningkatkan potensi menemukan partikel di air 10 kali lipat dibanding spesies hiu lain. Hidupnya berkeliling di perairan laut tropis dan hangat, dari permukaan dan intertidal sampai kedalaman 275 m. Tidak seperti anggapan banyak orang, hiu ini tidak pernah memburu manusia, tapi manusia-lah yang memburu mereka.

8. Hiu Greenland

Hiu Greenland (Somniosus microcephalus) merupakan perenang lambat. Habitatnya yang terpencil serta alam yang masih sulit dipahami membuat kehidupan hiu super besar ini tidak banyak diketahui. Hiu ini adalah spesies yang memiliki rentang umurnya yang sangat panjang yaitu mencapai sexual maturity saat berumur sekitar 156 tahun, dan mempunyai panjang 4 meter. Dalam Jurnal Science bertitel “Eye lens radiocarbon reveals centuries of longevity in the Greenland shark (Somniosus microcephalus)” edisi 12 Agustus 2016, menyebutkan bahwa spesies Hiu Greenland yang diteliti para ilmuwan dengan menggunakan penanggalan karbon menunjukkan bahwa umurnya adalah 392 tahun, namun potensi margin erornya menunjukkan bahwa umur aslinya bisa 272 atau 512 tahun.

9. Hiu Goblin

Hiu Goblin atau bernama ilmiah Mitsukurina owstoni ini mungkin adalah hiu dengan penampilan paling menyeramkan. Hiu goblin diperkirakan sudah ada sejak zaman prasejarah dengan struktur tubuh yang tidak berubah selama jutaan tahun. Hidup di kedalaman 1.200 m di berbagai perairan dalam di di Samudera Pasifik dan Atlantik. Ia hidup dengan mengkonsumsi ikan, termasuk hiu, dan tubuhnya bisa tumbuh hingga panjang 3,8 m. Informasi ilmiah mengenai hiu goblin masih sangat terbatas. Meski demikian hewan ini masih eksis dan ada di perairan Jepang.

10. Hiu Zebra

Hiu Zebra atau Stegostoma fasciatum, adalah hiu yang ada di perairan Indo-Pasifik. Hiu ini juga biasa disebut zebra shark, leopard shark, cucut kembang atau cucut tokek. Hiu ini adalah jenis ikan hiu yang gemar berdiam didasar laut dan tidak agresif sehingga para penyelam bisa mendekatinya dengan mudah. Makhluk laut ini memiliki kulit bermotif garis yang mirip zebra. Saat usianya menginjak satu bulan, garis-garis itu berubah menjadi corak titik, dan disebut fase leopard. Selain coraknya, ikan hiu ini memiliki ekor panjang yang ukurannya sama dengan tubuh mereka.

Komentar (1)

Fresh