Hebatnya Inovasi Anak Muda Beswan Djarum | OPINI.id

Anak muda sering gak peduli sama berbagai permasalahan bangsa dan gak mau terlibat buat ngasih solusi. Tapi para Beswan Djarum (istilah yang diberikan pada mahasiswa penerima beasiswa dari Djarum Foundation) ini justru saling beradu gagasan dan inovasi kreatif buat atasi permasalahan bangsa di ajang Final Writing Competition yang diadakan di Hotel Ciputra, Grogol, Jakarta pada hari Selasa (04/09/2018). Penasaran ide brilian siapa yang menang? Check this out!

Event Tahunan Skala Nasional

Writing Competition ini memang rutin diadakan oleh Djarum Foundation setiap tahunnya sebagai program soft skills (keterampilan lunak) lanjutan dari dua soft skills utama yang telah diberikan kepada Beswan Djarum 2017/2018 yakni Character Building serta Leadership Development. Mereka telah mendapat pembekalan karakter serta kepemimpinan menjadi sosok pemimpin yang visioner, komunikatif serta membawa pengikutnya menuju perubahan yang lebih baik. Sebelum melaju ke tahap Final Nasional ini, para peserta Writing Competition terlebih dahulu menjalani kompetisi di fase regional yang dibagi dalam empat wilayah yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Dari setiap wilayah tersebut, terpilih dua mahasiswa yang mewakili kategori Humaniora, Budaya dan Ilmu Sosial serta dua mahasiswa lainnya yang mewakili kategori Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Total ada 16 Finalis yang mempresentasikan karya tulis ilmiah mereka di depan dewan juri yang berasal dari pakar akademisi terkemuka antara lain Dr. Ir. Eka Intan Kumala Putri, M.Si (dosen/peneliti), Bayu Sutiyono (praktisi komunikasi dan media), serta Margareta Astaman (penulis dan pengusaha).

Ini Nih Juaranya

Setelah melalui diskusi yang alot, para dewan juri akhirnya sepakat bahwa pemenang writing competition (untuk tiap kategori) tahun ini adalah sebagai berikut: • Kategori Humaniora, Budaya dan Ilmu Sosial: - Juara I : Verana Kartika Sari (Jurusan Teknik Industri Universitas Diponegoro). Judul Karya Tulis: Wujudkan Indonesia Bebas Sampah 2020 Dengan Strategi Reverse Logistic. - Juara II : Aulia Rizky Nuraina (Jurusan Hubungan Internasional Universitas Airlangga). Judul karya Tulis: Penyediaan Audio-Book Bagi Tunanetra Untuk Meningkatkan Literasi Kota Surabaya. - Juara III: Farhanah Tamimiyah (Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah). Judul Karya Tulis: Biblioterapi Didaktik: Sebagai Inovasi Terapi Mental Dasar bagi Penderita Kanker • Kategori Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK): - Juara I : Jowala Parmala Saga (Jurusan Manajemen Institut Pertanian Bogor). Judul Karya Tulis: “Vertixplan”: Aplikasi Solusi Pertanian untuk Kids Zaman Now - Juara II : Anthony Johan (Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro). Judul Karya Tulis: Pemanfaatan Zeolit Alam Teraktivasi Desa Rebug Kemiri Purworejo dan Desa Ngendut Slahaung Ponorogo Untuk Absopsi Zat Warna Naftol yang Banyak Digunakan dalam Industri Batik. - Juara III : Maria Roswita (Jurusan Farmasi Universitas Tanjungpura). Judul Karya Tulis: KOMBUKUSANG (KOMBUCHA KULIT PISANG) Kepok Minuman Sehat Kaya Manfaat Hadiah yang diberikan Djarum Foundation juga gak main-main. Juara I dapat Rp 20 juta, sementara juara II dan III masing-masing mendapatkan Rp 15 juta dan Rp 10 juta. Wow!

Anak Muda Harus Kritis

Total ada 500 Beswan Djarum angkatan 2017/2018 dari 90 PT (Perguruan Tinggi) di berbagai wilayah Indonesia yang mengikuti ajang writing competition tahun ini. Yup, Djarum Foundation memang terus berkomitmen untuk mendorong generasi muda agar selalu bersikap kritis dan mau terlibat untuk atasi berbagai permasalahan tanah air. Selain writing competition untuk menstimulasi munculnya ide-ide kreatif, Djarum juga terbuka untuk menjalin kerja sama dengan para pemenang writing competition yang ingin mewujudkan ide mereka. Hal ini disampaikan oleh Laksmi Lestari selaku Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation. Anak muda tuh harusnya berani berinovasi kayak gini, jangan cuma nyinyir di medsos mulu!

Menurutmu anak muda harus berani ekspresikan ide mereka dalam mengatasi permasalahan bangsa kayak gini gak?
Harus berani, dong!
Gak perlu
3 votes

Komentar

Fresh