Waspada Micro Cheating (Selingkuh) | OPINI.id

Menurut psikolog, seseorang bisa saja selingkuh namun tidak menyadarinya. Micro-cheating adalah istilah yang menerangkan tentang usaha terkecil ketidaksetiaan pada pasangan baik dilakukan secara fisik atau emosi.

Micro-cheating itu --> selingkuh tapi sedikit, seringkali tidak disadari. Istilah ini muncul seiring dengan trend orang-orang bersosialisasi dengan medsos dan teknologi. Ini contoh micro-cheating di medsos.

Memberi ‘like’ di medsos

Memberikan ‘like’ atau ‘reaction’ di medsos terhadap seseorang yang dikagumi (selain pasangan) bisa jadi salah satu tanda micro-cheating. Terlebih jika pasangan cenderung jarang menggunakan medsos. Wajar jika menyukai orang lain selain pasangan, kalau kamu tidak ingin hubunganmu putus akan lebih baik jika rasa suka itu disimpan saja di kepala.

Stalking medsos mantan/pujaan

Selalu kepo akan sesuatu adalah hal positif namun tidak kepada mantan. Facebook, Instagram, atau Twitter tidak memungkinkan buat penggunanya untuk melihat profil-profil mana saja yang sudah memberikan impresi pada status/postingan. Ini adalah celah ‘bagus’ bagi orang yang tidak bisa ‘move-on’ dari mantan untuk selalu kepo pada mantannya itu.

Kirim emoji hati atau bunga ke selain pasangan

Tergantung konteksnya, jika dalam konteks membicarakan selamat atas pernikahan, tunangan atau kelulusan mungkin wajar kalau mengirim emoji bunga. Atau konteks membicarakan foto seorang bayi, wajar-wajar saja jika mengirim/me-reply dengan emoji hati. Namun waspada, di luar konteks yang tidak biasa tetiba terkirimlah emoji hati atau bunga ke bukan pasangan. Bisa jadi kamu sedang melakukan micro-cheating. Atau tetiba kamu dikirimi bunga dan hati oleh orang lain… ugh, mending jauhin deh daripada jadi macro-cheating. :D

Save kontak mantan/pujaan dengan nama lain

Dengan alasan tidak mau memutus silaturahmi, seseorang masih menyimpan nomor kontak mantan. Tapi di-save menggunakan nama alias, wah tega bangett! Mending pake nama asli aja, komunikasikan sama pasanganmu, paling pasanganmu minta di delete wkwkwk. Atau kamu menyimpan nama pujaanmu dengan nama gender lain. Misal kamu menyukai seorang wanita dengan nama Mawar, karena kamu punya pasangan yang dahsyat pencemburu maka kamu save Mawar tadi dengan nama Joko. :D

Curi-curi nonton film xxx

Naini… kalau sudah punya pasangan sehidup semati ngapain pula nonton kayak ginian. Walau masih jomblo mending jauh-jauh deh… Kiatnya sabaaar… sabaaar… Nah kalau nonton xxx-nya gak curi-curi? Ya itu mah hobi bersama namanya!! Hahay

Micro-cheating itu relatif pada tiap pasangan

Namun batasan micro-cheating ini bisa berbeda-beda pada setiap pasangan. Tergantung sikap masing-masing pasangan, atau mungkin tergantung taraf keseriusan berhubungan.

Ada juga yang bilang, kalau hal-hal kecil seperti yang dibilang micro-cheating pada pasangan itu sebenarnya adalah abuse, pembatasan adalah abuse. Daripada muncul kata abuse dalam hubungan mending putus aja, Bhay!!

Sebenarnya yang dibutuhkan adalah komunikasi dan transparansi (seperti pejabat dengan rakyatnya). Jika komunikasi lancar dan kalau emang sudah sehidup semati kita saling jujur satu sama lain, maka yang namanya micro-cheating tidak akan ada. Atau… semakin toleran dengan micro-cheating. Bhay … saya puyeng!!

Kamu pernah melakukan yang namanya micro-cheating?
Pernah
Tidak
Gue belum ngerasain pacaran
2925 votes

Komentar (3)

Fresh