Etnis Visaya di Filipina Bangga Jadi Keturunan Sriwijaya | OPINI.id
Etnis Visaya di Filipina Bangga Jadi Keturunan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya adalah salah satu kerajaan maritim yang kuat di Sumatera. Prasasti paling tua yang menunjukan keberadaan Sriwijaya terdapat pada prasasti Kedukan Bukit di Palembang pada abad ke VII.  Sriwijaya menjadi simbol kebesaran Sumatera awal dan kerajaan besar Nusantara selain Majapahit di Jawa Timur.

Keberadaan kerajaan ini memberi banyak pengaruh bagi Nusantara, pasalnya kekuasaan kerajaan Sriwijaya membentang dari  Sumatera, sebagian Jawa, lalu keseluruh Semenanjung Malaya, Khmer (Kamboja), Thailand, hingga Champa (Vietnam Selatan). Namun tidak ada peninggalan sejarah atau bukti fisik lainnya yang membuktikan bahwa Sriwijaya pernah berkuasa di wilayah Filipina. 

Kepulauan Visayas/Philatlas.com

Meski begitu ada salah satu etnis besar di Filipina yaitu Visaya yang mengklaim diri mereka adalah keturunan kerajaan agung Sriwijaya. Visayas adalah salah satu dari tiga bagian utama kepulauan Filipina, disamping Luzon dan Mindanao.

Visayas terdiri dari beberapa pulau, dengan pulau-pulau utamanya adalah Panay, Negros, Cebu, Bohol, Leyte, dan Samar. Wilayah ini juga mencakup pulau-pulau di provinsi Romblon dan Masbate, yang populasinya diidentifikasi sebagai orang Visayan dan bahasa yang digunakan adalah bahasa Visayan.

1. Asal Mula Nama Visaya

Konon berdasarkan cerita rakyat, menjelang runtuhnya kejayaan Sriwijaya sekitar abad ke-12 Masehi, sebagian penduduk Sriwijaya Palembang mengungsi ke Filipina, dipimpin oleh Datu Puti. Tapi, para peneliti masih berusaha mengetahui kebenaran tentang nama Datu Puti tersebut.

Dalam buku History of the Orient yang ditulis oleh George Nye Steiger, dinyatakan asal nama Visaya diambil dari nama Sriwijaya (Sri Vishaya), namun etnis ini sering juga disebut Bisaya. Nama Visaya digunakan untuk menghormati wilayah asal nenek moyang mereka dari Sriwijaya. Dalam bahasa Sansekerta, Sri berarti Bercahaya dan Wijaya berarti Kemenangan.

2. Bangga jadi Keturunan Sriwijaya

Sebagian besar etnis Visaya meyakini dan tetap bangga bahwa mereka adalah keturunan dari Sriwijaya. Meskipun tak ada peninggalan fisik dari Sriwijaya di Visayas, entah bagaimana kekaisaran besar Sri Vijaya telah meninggalkan warisan hidup atas nama nusantara dan rakyatnya, apalagi dengan adanya asal kata Sansekerta dari kata “Vijaya” yang berarti "kemenangan" atau "keunggulan". Namun, hingga kini para peneliti masih meneliti apakah Suku Visaya memang benar bagian dari keturunan Sriwijaya. 

3. Kesamaan Budaya

Sebagian besar etnis Visaya tinggal di provinsi Ilo-Ilo. Bukti suku Visaya masih sedulur (keluarga) dengan Wong Kito (Palembang), terlihat dari bentuk kebudayaan serta bentuk adat di Provinsi Ilo-Ilo dan Kota Palembang hampir mirip.

Selain bentuk tata kota yang mirip, keduanya juga memiliki bentuk baju adat, rumah dan makanan tradisional yang serupa. Adanya bentuk rasa hormat etnis Visaya juga ditunjukkan dengan Pusat Kajian tentang kerajaan Sriwijaya yang terdapat di provinsi Ilo-Ilo. 

Prasasti Plat Tembaga Laguna/kumparan.com

Seperti dikutip dari goodnewsfromindonesia.id, bukti pengaruh kerajaan Sriwijaya di Filipina sendiri dibuktikan dengan adanya prasasti yang terkubur di tepi sungai Provinsi Laguna, selatan Manila yang bernama Prasasti Plat Tembaga Laguna.  

Menurut para ahli sejarah, Prasasti ini memiliki tarikh tahun Saka 822, pada bulan Waisaka, hari keempat saat separuh bulan gelap, atau berdasarkan penanggalan masehi adalah Senin, 21 April tahun 900 Masehi.

Prasasti tersebut merupakan penemuan dokumen tertua yang pernah ditemukan di seluruh Filipina. Hal ini membuktikan bahwa kerajaan Sriwijaya telah hadir di Filipina 600 tahun sebelum kedatangan Ferdinand Magellan, penjelajah Portugis tiba di Filipina pada tahun 1521.

Pernahkah kamu mengetahui adanya etnis Visayas ini?
Pernah
Baru sekarang
Ga tahu
65 votes

Komentar

Fresh