Susahnya Jadi Patung Telanjang | OPINI.id
Susahnya Jadi Patung Telanjang

Siapa bilang susah jadi manusia? Jadi patung juga susah. Apalagi jadi patung telanjang. Bukan cuma manusia yang banyak aturan dan menghormati nilai budaya ketimuran. Patung juga harus. Begitu katanya.

Si Putri Duyung di Ancol kini tampil dengan gaya baru. Pada bagian dadanya dihiasi kain berwarna emas. Padahal bertahun-tahun lamanya para patung tampil polos apa adanya. Ya namanya juga patung.

Pihak Ancol menyatakan langkah tersebut dilakukan mengingat Ancol sebagai tujuan taman hiburan untuk keluarga. Tidak ada dorongan atau tekanan dari mana pun. Selain menutup bagian dada, patung telanjang dada Putri Duyung tersebut juga telah dipindahkan ke area yang lebih sepi.

Namun, langkah PT Pembangunan Jaya Ancol menutup bagian dada tiga patung Putri Duyung dengan kain ini memang menimbulkan kontroversi dan dianggap menutup akses publik untuk menikmati karya seni.

Beragam komentar seliweran di media sosial menanggapi hal ini. Seperti dari komedian, Soleh Solihun.

Menurut seniman Dolorosa Sinaga yang dilansir BBC, hal tersebut merupakan langkah mundur bagi kebebasan berekspresi dan berpendapat. Juga menutup akses publik untuk melihat karya seni. Dan itu berarti sudah melakukan pelanggaran akses terhadap publik untuk menikmati keindahan dan mendapatkan interaksi pada karya seni.

Sensor si Putri Duyung bukan yang pertama di Indonesia. Tahun 2017 lalu Patung Balerina juga jadi korban. Patung sepasang balerina yang berada di depan Kampus Universitas Negeri Surabaya dinilai mengandung unsur ponografi padahal patung tersebut sudah ada bertahun-tahun.

Selain itu, masih ada para patung yang menjadi korban. Berikut patung-patung yang terpaksa terima perlakuan tanpa bisa menggugat.

Patung Tugu Zapin

Tahun 2012 juga Patung Tugu Zapin yang merupakan ikon Kota Pekanbaru mendapat protes dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau. MUI Riau menganggap karya seni tersebut bersifat erotis. Padahal patung Tugu Zapin karya Nyoman Nuarta ini hanya menggambarkan seorang pria dan wanita yang sedang menari tarian daerah.

Patung di Istana Bogor

Saat era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), patung-patung telanjang di Istana Bogor juga pernah ditutup kain. Begitu juga di masa Presiden Joko Widodo.

Dengan alasan penghormatan terhadap budaya Arab, patung telanjang yang ada di Istana Presiden Bogor juga ditutup pada Maret 2017 lalu. Hal ini terkait kunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al-Saud.

Patung Bawah Laut Gili Meno

Di dalam laut bukan berarti aman. Patung yang terletak di dalam laut kawasan wisata Kabupaten Lombok Utara karya Jason Decaires Taylor juga jadi korban. 48 arca berbentuk manusia lelaki yang sedang memeluk perempuan hasil kerja sama dengan Hotel Busk Resort diprotes oleh sekelompok orang karena dianggap berbau pornografi.

Patung Taman Ketapang Satu

Patung berupa lelaki dan perempuan yang duduk di atas tugu yang dibuat oleh Pemerintah Kota Kupang, NTT juga diprotes pada 2015 lalu. Patung yang terletak di Taman Ketapang Satu, pinggiran pantai diprotes karena patung lelaki hanya menggunakan selendang untuk menutupi bagian vitalnya dan dianggap mengandung unsur pornografi.

Patung-patung jadi, korban. Salah siapa nih?
Seniman
Yang protes
382 votes

Komentar (6)

Fresh