Kesel Sandiaga Uno Disepelekan, BPN Bandingin Indosat Sama Freeport | OPINI.id
Kesel Sandiaga Uno Disepelekan, BPN Bandingin Indosat Sama Freeport

Sebagai warga negara biasa, mungkin sudah tahu dan puas dengan janji manis politikus. Kali ini jelang Pilpres 2019 cawapres 02 berjanji akan kembali merebut saham Indosat. Soalnya buyback saham PT Indosat Tbk adalah salah satu janji  Presiden Jokowi yang belum terlaksana guys.

Sandiaga Uno pun berjanji akan melakukan upaya komunikasi dengan Qatar soal rencana buyback Indosat ini, kalau memang nanti terpilih jadi wakil presiden Indonesia. Upaya ini juga bagian strateginya yang diberi nama Big Push.

Janji Sandiaga Uno ini pun mengundang perhatian, salah satunya udah pasti datang dari TKN Jokowi-Ma’ruf yang mengatakan kalau pembelian saham Indosat ini jangan jadi beban negara. Menanggapi kritikan ini, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus anggota Dewan Pakar BPN Prabowo-Sandi, Drajad Wibowo angkat bicara.

Menurutnya, buyback saham Indonesia tidak akan jadi beban negara. Dirinya pun sontak langsung membandingkannya dengan kasus divestasi Freeport, di mana saham hasil konversi hak partisipasi Rio Tinto yang dibeli Inalum sebesar 40 persen lebih mahal dari saham eks Indocopper.

"Nilai kemahalannya sekitar Rp 14 triliun. Beli Freeport kemahalan Rp 14 triliun tidak disebut beban atau kerugian negara. Buyback Indosat yang mungkin harganya di bawah 'nilai kemahalan' Freeport yang Rp 14 triliun, dibilang beban negara. Aneh kan?" tegasnya.

Oke sabar pak Drajad terlepas Sandiaga menang atau kalah nih, yang jadi pertanyaan berapa dana yang dibutuhkan buat merebut kembali Indosat dari tangan investor Qatar dan apakah ini layak dibeli kembali sama seperti Freeport yang sudah bener layak banget. Dan terakhir apakah mungkin, ooredoo menjualnya kembali?

Soalnya menurut Analisis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi Ooredoo selaku penguasa saham Indosat saat ini  belum tentu mau menjualnya. Sebab dari sisi fundamental keuangan dan sahamnya menurun dibandingkan dengan posisi saat membelinya dari pemerintah RI.

Kamu sendiri masih setuju gak kita beli lagi saham Indosat?
Gak setuju, sudah tak menguntungkan
Setuju ini milik bangsa
313 votes

Komentar

Fresh