Negara Ini Lebih Banyak Aborsi Dari Kelahiran | OPINI.id
(Audio On)
Next Podcast

Negara Ini Lebih Banyak Aborsi Dari Kelahiran

Greenland adalah salah satu negara yang memiliki tingkat aborsi yang sangat tinggi. Saking tingginya angka aborsi jumlahnya sampai melebihi angka kelahiran bayi.

Menurut statistik pemerintah Greenland angka aborsi tiap tahun mencapai 800 kasus. Selisih 100 kasus kelahiran di negara tersebut dengan jumlah 700 kelahiran.

Jika diselidiki lebih jauh, angka ini bisa mengkhawatirkan karena jumlah penduduk Greenland juga sedikit hanya 55.992 jiwa per Januari 2019.

Angka aborsi yang dilakukan mencapai 30 aborsi setiap 1000 perempuan di Greenland. Jumlahnya hampir setengah bila dibandingkan dengan negara induknya Denmark yaitu 12 aborsi setiap 1000 perempuan.

Dua negara ini memang punya kebijakan yang radikal untuk kegiatan aborsi terhadap perempuan. Selain aborsi dilayani secara gratis, negara juga menyediakan alat kontrasepsi secara bebas. Namun, angka aborsi dua negara jauh berbeda diduga ada permasalah kultural yang menghiggapi Greenland.

Anak muda Greenland sudah matang terlebih dahulu dengan melakukan seks secara aktif di usia 15-18 tahun. Pada usia ini banyak dari mereka yang ceroboh saat melakukan kegiatan seksual seperti lupa mengenakan alat kontraspesi.

Kecerobohan ini karena anak muda yang melakukan aktivitas seks banyak yang mengkonsumsi alkohol. Sehingga, aktivitas seks yang mereka lakukan sering tanpa disadari secara penuh.

Diduga budaya konsumsi alkohol dikalangan muda Greenland karena ada tekanan sosial dan budaya yang membuat mereka tertekan dalam hidup.

Namun, kebijakan aborsi yang aman secara kesehatan sangat kontras dengan Indonesia. Indonesia punya aturan mengenai aborsi terhadap kehamilan yang tidak diinginkan untuk perempuan. Namun, unsur budaya dan sosial menekan perempuan urungkan niat melakukan aboris dan beralih ke aborsi ilegal.