Penolakan Pura Di Bekasi | OPINI.id
(Audio On)
Next Podcast

Penolakan Pura Di Bekasi

Rencana pembangunan pura di Desa Sukahurip, Kabupaten Bekasi alami penolakan dari warga sekitar. Warga menolah karena pembangunan gak sesuai prosedur, salah satunya izin dari warga yang setuju dengan pura.

Biarpun pewakaf sudah meminta 60 tanda tangan dari warga yang setuju, namun mayoritas warga banyak yang tidak setuju. Warga yang menolak bersikukuh untuk menolak karena umat Hindu di wilayah tersebut sedikit, tidak sampai 90 orang.

Sempat terjadi aksi demo untuk menolak pendirian rumah ibadah umat Hindu tersebut. Dikabarkan penolakan karena lahan pendirian pura bersinggungan dengan tokoh ulama setempat.

Piahk pewakaf akui sudah meminta persetujuan dari 60 warga sekitar. Tinggal menunggu pengecekan kembali profil warga yang setuju yang akan dilakukan oleh Forum Antar Umat Beragama setempat. Jika itu sudah ada maka tahap selanjutnya bisa dilanjutkan.

Perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia wilayah Bekasi I Made Pande Chakra bilang umat Hindu di Kabupaten Bekasi jauh untuk beribadah. Mereka harus ke pura di Bekasi Kota untuk menjalankan ibadah. Jadi, pembangunan pura di wilayah Sukahurip dapat membantu umat Hindu yang ada di sekitar Kabupaten Bekasi.

Peneliti Setara Institute Malili mendesak pemerintah segera mengganti prosedur pembangunan rumah ibadah. Karena metode persetujuan warga sekitar hanya akan memunculkan permasalahan mayoritas dan minoritas disuatu wilayah.

Ia rekomendasikan pemerintah pakai pendekatan yang lebih progresif dengan memfasilitasi setiap warga negara untuk beribadah tanpa melihat jumlah jemaatnya. Karena itu sudah jadi kewajiban negara.

Komentar